Elephants

YouTuber Edward Halim Minta Maaf ke Komunitas LGBTQ+, Imbas Dihujat Usai Hina Penjual Baju di Thailand

October 8, 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Jakarta, VIVA – Baru-baru ini YouTuber Edward Halim membagikan kontennya yang sedang jalan-jalan di Thailand. Konten tersebut pun langsung menjadi sorotan.

Baca Juga

Dalam video yang viral di media sosial, Edward Halim terlihat mendatangi salah satu toko baju yang ada di Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia dihujat karena melontarkan kalimat yang diduga tidak pantas kepada penjual baju tersebut.

Baca Juga

"Kalau kalian ke Thailand hati-hati juga ya, kadang cowok bisa jadi cewek, cewek bisa jadi cowok," kata Edward.

Ia pun lantas menghampiri penjual baju yang diduga seorang transgender untuk menanyakan soal ukuran baju.

Baca Juga

Setelah memilih, Edward mengatakan bahwa baju yang akan dibeli tidak bisa dicoba.

"Ini gak bisa dicoba guys, jadi kita gak tahu fittingannya."

"Gua sebenernya gak mau beli, cuman kita gak enak udah kasih lihat kalian. Ya udahlah beli lah kasihan," sambungnya.

Atas tindakannya itu, sejumlah warganet pun geram. Banyak yang menyebut Edward Halim tidak sopan dan tak pantas terhadap komunitas LGBTQ+.

"Imagine being disrespectful to a transgender woman in Bangkok of all places?? Oh edward halim i will pray for your downfall always," tulis akun X blessinhwall.

Atas tindakannya, Edward pun mendapatkan banyak hujatan di media sosialnya.

Tak berselang lama, ia pun kemudian melakukan klarifikasi di Instagram dan X.

"Melalui pernyataan ini, saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada komunitas LGBTQ+, masyarakat Thailand, dan secara khusus kepada penjual dalam video tersebut atas ucapan saya baru-baru ini," tulisnya di Instagram @edwardhalimm, dikutip Kamis (8/10/2026).

Edwars mengakui bahwa apa yang dikatakannya membawanya ke dalam hal yang negatif dan tidak sensitif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya menyadari sepenuhnya bahwa komentar saya yang membawa konotasi negatif dan membuat stereotif tersebut merupakan perilaku yang tidak sensitif, tidak pantas, dan melukainperasaan banyak orang. Tidak ada pembenaran sama sekalu atas apa yang telah saya ucapkan, dan saya sungguh-sungguh menyesali perbuatan tersebut," lanjutnya.

Edwars pun mengatakan bahwa bagian video tersebut sudah ia hapus di konten media sosialnya. Ia mengaku akan merenungkan kesalahannya.

Halaman Selanjutnya

"Sebagian dari video tersebut telah saya hapus untuk menghargai privasi penjual. Kejadian ini menjadi teguran keras dan pelajaran berharga bagi saya. Sebagai langkah ke depan, saya berkomitmen untuk mengedukasi diri, jauh lebih berhati-hati dalam menyusun setiap perkataan saya, serta memastikan agak tidak ada lagi tindakan saya yang menyinggung atau merendahkan pihak mana pun," bebernya.