Elephants

Xiaomi Indonesia Ungkap Cara lawan Kenaikan Harga Memori di

August 21, 2026

Selular.ID – Xiaomi Indonesia merespons dinamika industri semikonduktor global berupa kenaikan harga komponen seperti RAM, memori penyimpanan (storage), dan chipset dengan menyesuaikan spesifikasi perangkat Redmi 7T agar tetap terjangkau oleh konsumen Tanah Air .

Produsen teknologi asal Tiongkok ini berupaya menjaga misi efisiensi harga tanpa mengorbankan fungsionalitas utama yang paling dibutuhkan oleh target pasar anak muda di Indonesia.

Abee Hakim, Head of PR Xiaomi Indonesia, mengungkapkan bahwa lonjakan harga chipset dan komponen memori memang menjadi salah satu variabel yang memengaruhi kalkulasi penetapan harga produk.

Namun, perusahaan tidak melihat dinamika biaya tersebut dari satu faktor saja, melainkan memperhitungkan seluruh elemen secara holistik agar harga jual tetap selaras dengan daya beli masyarakat.

Penyesuaian strategi ini diterapkan Xiaomi guna memastikan setiap lini perangkat tetap dapat dijangkau oleh spektrum konsumen yang luas di Indonesia.

“Kemauan membeli konsumen sangat bergantung pada sejauh mana spesifikasi perangkat mampu menjawab kebutuhan aktivitas digital harian mereka secara fleksibel,”ujar Abee, di Jakarta, (21/8/26).

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Kebutuhan akan daya tahan perangkat menjadi landasan utama Xiaomi dalam merancang seri Redmi 7T untuk segmen konsumen muda.

Riset internal perusahaan menunjukkan bahwa tren konsumsi konten multimedia, seperti maraton film streaming dan akses media sosial berdurasi panjang, mendorong tingginya permintaan pasar terhadap smartphone berkapasitas baterai besar.

Abee menambahkan, bahwa konsumen generasi muda di Indonesia membutuhkan perangkat yang dapat beroperasi seharian penuh tanpa interupsi pengisian daya.

Baterai berkapasitas besar dihadirkan untuk memberikan kebebasan pengguna saat menikmati hiburan digital tanpa harus berulang kali terhubung dengan pengisi daya (charger).

Dari sisi distribusi pasar, Xiaomi Indonesia telah menyiapkan jaringan penjualan terintegrasi, baik melalui kanal daring (online) maupun ritel luring (offline).

Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan unit Redmi 7T dapat memenuhi tingkat permintaan pasar di berbagai wilayah Indonesia pada setiap tahapan peluncurannya.

Mengenai volume pasokan pada gelombang pertama (first batch) penjualan, Xiaomi mengonfirmasi bahwa alokasi unit yang disiapkan berada dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan awal.

Xiaomi juga siap melakukan penyesuaian volume produksi dan distribusi lanjutan jika tren permintaan pasar terus menunjukkan peningkatan pasca-peluncuran resmi.

Melalui pendekatan berimbang antara efisiensi harga komponen dan pemenuhan fitur esensial, Xiaomi berupaya mempertahankan pangsa pasarnya di segmen menengah ke bawah.

Baca Juga:Xiaomi Hempaskan Masalah Baterai Lemah Lewat Redmi 17 di Indonesia

Ketersediaan pasokan yang terjaga serta penetapan harga yang responsif terhadap kondisi pasar global menjadi kunci utama produsen dalam menjaga daya saing di industri smartphone nasional.