Elephants

Wamenaker: Bursa kerja strategi penting hadapi tantangan dunia kerja

July 28, 2026

Wamenaker: Bursa kerja strategi penting hadapi tantangan dunia kerja

Selasa, 28 Juli 2026 18:46 WIB

Image Print

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memukul gong tanda dimulainya Job Fair 2026 di Gedung Wanita Kota Magelang, Selasa (28/7/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyampaikan penguatan sektor ketenagakerjaan melalui penyelenggaraan bursa kerja menjadi strategi penting dalam menghadapi kondisi dunia kerja yang masih penuh tantangan.

Afriansyah di Magelang, Jawa Tengah, Selasa, menyampaikan dunia kerja saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tingginya angka pengangguran, pekerjaan yang belum layak, hingga ketidaksesuaian antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan jabatan di dunia industri.

Di sisi lain, kondisi global juga dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik, disrupsi teknologi yang berkembang sangat cepat, perubahan iklim, dan inflasi yang membuat pasar tenaga kerja semakin kompetitif serta tidak menentu.

Ia mengatakan dalam situasi yang penuh ketidakpastian tersebut, penyelenggaraan bursa kerja memiliki peran yang jauh lebih krusial dibandingkan saat kondisi ekonomi berada dalam keadaan stabil.

Menurut dia, bursa kerja menjadi sarana yang memungkinkan pencari kerja berinteraksi langsung dengan pihak perusahaan.

Melalui kegiatan tersebut, pelamar dapat menyerahkan berkas lamaran, menunjukkan kemampuan yang dimiliki, sekaligus memperoleh informasi serta umpan balik mengenai proses seleksi secara lebih cepat.

Selain menjadi jembatan antara perusahaan dan pencari kerja, bursa kerja sebagai wadah tanggap darurat ekonomi. Bursa kerja menghimpun perusahaan-perusahaan yang sedang berada dalam fase pertumbuhan dan membutuhkan tenaga kerja dalam waktu cepat, sehingga mampu mempercepat penyerapan tenaga kerja, termasuk bagi para pekerja yang sebelumnya terdampak pemutusan hubungan kerja.

Ia menjelaskan saat ini sejumlah sektor industri tradisional mengalami perlambatan.

Sebaliknya, sektor ekonomi hijau, teknologi digital, dan logistik justru menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Kondisi tersebut membuat banyak pencari kerja perlu menyesuaikan arah karier dan meningkatkan kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan industri.

Melalui bursa kerja, katanya, para pencari kerja dapat melihat secara langsung sektor-sektor yang masih berkembang dan membuka peluang kerja.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan riset pasar tenaga kerja sekaligus memahami keterampilan yang saat ini paling dibutuhkan dunia usaha.

Tidak hanya membuka akses terhadap lapangan pekerjaan, dia menilai bursa kerja mampu mengembalikan semangat dan harapan bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa di tengah kondisi dunia kerja yang belum kondusif, proses mencari pekerjaan sering memberikan tekanan mental akibat penolakan yang berulang.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan bursa kerja sebagai bukti bahwa pemkot setempat ingin membuka lebih banyak peluang kerja bagi warga setempat.

"Kita tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga mempertemukan harapan dengan kesempatan, agar semakin banyak masyarakat bisa bekerja dan hidup lebih sejahtera," katanya.

Bursa kerja yang berlangsung di Gedung Wanita Kota Magelang itu, menghadirkan 18 perusahaan dengan total 2.681 lowongan kerja bagi lulusan SMP, SMA, dan SMK, diploma, dan sarjana, termasuk mencakup peluang kerja di dalam dan luar negeri, serta kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Ia mengatakan dengan semakin banyak warga setempat memperoleh pekerjaan maka mereka memiliki penghasilan yang layak dan hidup lebih sejahtera.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ujar dia, tidak hanya membutuhkan kesempatan kerja yang luas, akan tetapi juga sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja.

Ia juga mengemukakan pentingnya SDM yang jujur, disiplin, mau belajar, dan mampu bekerja sama.

"Sebab keterampilan dapat terus diasah, tetapi karakter adalah bekal yang akan membuat seseorang dipercaya dan terus berkembang di dunia kerja," katanya.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.