Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Erna Lisa Halaby mendorong Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) memperkuat peran guru madrasah sebagai benteng akhlak generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
"Ulun berharap kepengurusan PGMI Banjarbaru tidak hanya mampu berjalan berdampingan dengan Pemkot dan Kemenag dalam upaya menyelaraskan program-program pendidikan, tetapi juga dapat menjadi wadah aspirasi dan pembinaan," ujar Lisa saat mengukuhkan kepengurusan PGMI Banjarbaru periode 2026–2029 di Aula Gawi Sabarataan, Jumat.
Lisa menegaskan, pendidikan agama dan pembentukan moral merupakan fondasi penting untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia.
Menurut dia, guru madrasah memiliki tanggung jawab lebih luas daripada sekadar menyampaikan materi pembelajaran, yakni menanamkan nilai moral, membentuk karakter, dan membekali generasi muda dengan landasan agama agar mampu menghadapi tantangan era digital.
Baca juga: Wali Kota Banjarbaru raih PGM Award 2026 atas kepedulian terhadap guru madrasah
"Makanya, kami mendorong PGMI terus memperjuangkan peningkatan profesionalisme, kompetensi, dan kesejahteraan guru madrasah secara berkelanjutan," ucap wali kota perempuan pertama di Banjarbaru itu.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi pembelajaran agar tenaga pendidik semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai-nilai keagamaan.
Lisa berharap PGMI menjadi wadah kolaborasi bagi guru madrasah untuk bertukar gagasan, meningkatkan kapasitas diri, serta mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
"Semoga PGMI Kota Banjarbaru semakin maju, mampu melahirkan guru-guru madrasah yang kreatif dan membawa manfaat bagi kemajuan pendidikan madrasah, khususnya di Kota Banjarbaru," tuturnya.
Diharapkan, melalui kepengurusan periode 2026–2029, PGMI semakin aktif bersinergi dengan pemerintah kota dan Kemenag meningkatkan kualitas pendidikan madrasah sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda.
"Artinya, kemajuan pendidikan tidak hanya bertumpu pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga pada kuatnya nilai moral dan akhlak yang ditanamkan sejak dini," katanya.
Pewarta: Yose Rizal
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.