Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Oktober 2026.
"Saat ini Jakarta memasuki musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Oktober. Karena itu, warga harus meningkatkan kewaspadaan," kata Arifin saat meninjau lokasi kebakaran di Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat.
Arifin meminta warga tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.
Selain itu, masyarakat juga perlu memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah secara berkala untuk mencegah korsleting yang dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran.
"Jangan membakar sampah sembarangan dan periksa kembali instalasi listrik agar tidak terjadi korsleting yang dapat memicu kebakaran," ujarnya.
Arifin mengatakan peningkatan kewaspadaan masyarakat menjadi penting selama musim kemarau karena kondisi lingkungan yang lebih kering dapat meningkatkan risiko api cepat menyebar apabila terjadi kebakaran.
Imbauan tersebut disampaikan setelah kebakaran melanda kawasan permukiman di Paseban yang mengakibatkan 15 rumah terbakar.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 35 kepala keluarga atau 95 jiwa terdampak dan saat ini telah mendapatkan penanganan dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama jajaran dinas terkait.
Pemkot Jakarta Pusat juga telah menyiapkan tenda pengungsian di SDN 05 Paseban untuk menampung warga terdampak.
Penempatan tenda dilakukan di area luar kelas sehingga kegiatan belajar mengajar dan aktivitas olahraga di sekolah tetap berlangsung.
Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing dan memastikan berbagai sumber yang dapat memicu api berada dalam kondisi aman.
Baca juga: Pemkot Jakpus pastikan kebutuhan korban kebakaran Paseban terpenuhi
Baca juga: Kebakaran 15 rumah di Paseban berhasil dipadamkan
Baca juga: 29 unit damkar dikerahkan padamkan kebakaran rumah di Paseban
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.