Padang Panjang (ANTARA) - Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Hendri Arnis mengajak para peserta didik menjadikan hari pertama sekolah sebagai momentum membangun karakter, kedisiplinan, dan semangat belajar.
Saat meninjau pelaksanaan Hari Pertama Sekolah (HPS) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Padang Panjang, Senin, Hendri mengatakan masa sekolah harus dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membentuk karakter sebagai bekal menghadapi masa depan.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak para siswa menerapkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.
"Dengan kebiasaan sederhana seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, hingga tidur lebih awal akan terbentuk pribadi yang disiplin, sehat, cerdas, dan berkarakter," katanya.
Hendri mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan karena suasana belajar yang kondusif akan mendukung peserta didik berkembang secara optimal.
Didampingi Ketua Komisi III DPRD Padang Panjang Mahdelmi Dt Maninjun, ia juga menjelaskan kebijakan penerapan lima hari sekolah yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Menurut dia, kebijakan tersebut diharapkan memberi kesempatan lebih luas bagi keluarga memanfaatkan akhir pekan untuk memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan, olahraga, maupun aktivitas positif lainnya.
Hendri menjelaskan jam masuk sekolah pukul 06.25 WIB diterapkan untuk menumbuhkan budaya disiplin sejak dini sehingga siswa terbiasa bangun lebih pagi, beribadah, sarapan sehat, serta mengikuti pembelajaran dalam kondisi fisik dan mental yang lebih siap.
"Memang setiap perubahan membutuhkan proses penyesuaian. Kami memahami para orang tua, terutama ibu-ibu, mungkin perlu menyesuaikan rutinitas pagi. Namun perubahan ini dilakukan demi membentuk karakter anak-anak menjadi lebih disiplin dan siap menghadapi masa depan," ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi udara Kota Padang Panjang yang sejuk menjadi salah satu faktor pendukung agar proses belajar pada pagi hari berlangsung lebih nyaman dan efektif.
Selain itu, Hendri mengajak para orang tua menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS).
"Kehadiran ayah atau wali pada hari pertama sekolah merupakan bentuk dukungan nyata yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri, memberikan rasa aman, serta memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak," katanya.
Menurut dia, meluangkan waktu beberapa menit untuk mengantar, memeluk, dan mendoakan anak sebelum memasuki sekolah akan menjadi kenangan sekaligus penyemangat yang melekat bagi anak sepanjang hidupnya. (*)