Elephants

Wakapolri Kunjungi Posko Karhutla Kalteng, Pastikan Kesiapan Polri Hadapi Bencana

September 12, 2026

Sabtu, 12 September 2026, 12:49 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo meninjau langsung Posko Induk Penanganan Karhutla Polda Kalimantan Tengah, Jumat (11/9/2026). Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan strategi Polri dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang kian meluas.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri mengecek kesiapan Pamen dan Pati peserta didik pendidikan kepemimpinan Polri yang diterjunkan ke wilayah terdampak. Sebanyak 59 Serdik dilibatkan, terdiri dari 40 Serdik Sespimmen, 12 Serdik Sespimti, dan 7 Serdik SPPK.

Para Serdik tidak hanya mengikuti pembelajaran, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk edukasi masyarakat, asistensi, serta memberi masukan strategi penanganan karhutla.

“Saya mengecek langsung di posko induknya di Polda, kemudian mengecek langsung bagaimana kesiapannya juga, personelnya, sarana prasarananya,” ujar Komjen Pol Dedi, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (12/9/2026).

Selain Serdik, Polda Kalteng juga mengerahkan 354 personel Satgas Pemburu Api. Kekuatannya terdiri dari 55 personel 11 subsatgas, 149 personel Samapta, dan 150 personel Brimob. Mereka bergerak bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat untuk patroli, pencegahan, pemadaman, pembasahan gambut, serta penanganan dampak.

Wakapolri menyebut penanganan tahun ini semakin berat karena dampak El Nino yang sangat kuat. Ia mencontohkan batas aman muka air tanah gambut sekitar 40 sentimeter, sementara di Kalteng saat ini telah mencapai sekitar 120 sentimeter.

"Untuk kebakaran skala besar ini tidak bisa hanya water bombing, tidak bisa hanya satgas darat," tegasnya.

9.440 Hektare Lahan Terbakar

Berdasarkan data Polda Kalteng per 10 September 2026, tercatat 109.158 hotspot, 2.909 firespot, dan 9.440,36 hektare lahan terbakar.

Baca Juga: Saat Asap Mencekik Paru-Paru dan Fiskal Daerah: Menakar Ongkos Mahal Krisis Karhutla 2026

Tiga wilayah penyumbang terbesar adalah Kotawaringin Timur 2.505 hektare, Pulang Pisau 1.264 hektare, dan Kotawaringin Barat 1.104 hektare. Ketiganya menyumbang sekitar 51,6 persen dari total luasan lahan terbakar.

Dari sisi firespot, Palangka Raya tertinggi dengan 592 titik, disusul Kotawaringin Timur 566 titik.

Untuk memperkuat penanganan, Polda Kalteng telah membangun 220 sumur bor, 104 embung air, serta membuat sekat kanal dan akses jalan menuju lokasi kebakaran.

Wakapolri menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dengan seluruh pihak. "Kehadiran langsung pimpinan Polri, pengerahan personel, serta dukungan sarana dan teknologi ini merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat terlindungi dan karhutla dapat segera ditangani," pungkasnya.