Elephants

Wajah Semringah Presiden Trump Dikerumuni Orang Terkaya Dunia

October 1, 2026

Presiden AS Donald Trump menerima pemimpin dari perusahaan-perusahaan teknologi terbesar Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden dan CEO Nvidia, Jensen Huang, disaksikan oleh Ketua DPR AS Mike Johnson (R-LA), setelah berbicara kepada media di jalan masuk Gedung Putih usai acara jamuan makan siang bagi para pemimpin sekto

Pemerintah Amerika Serikat tidak akan membuat aturan resmi khusus untuk AI. Sebaliknya, Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan para pemimpin perusahaan teknologi terbesar dunia untuk membentuk standar sukarela demi menjaga keamanan sistem AI, dikutip dari keterangan resmi di Gedung Putih, Rabu (30/9/2026). (REUTERS/Kevin Lamarque)

Presiden AS Donald Trump berbicara kepada media di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang bersama para pemimpin perusahaan teknologi di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

Pengumuman ini dibuat langsung oleh Trump di halaman depan Gedung Putih, didampingi para pimpinan perusahaan raksasa seperti Mark Zuckerberg dari Meta, Sundar Pichai dari Google, Jensen Huang dari Nvidia, Greg Brockman dari OpenAI, serta Dario Amodei dari Anthropic. (REUTERS/Jonathan Ernst)

Presiden AS Donald Trump menunjuk ke arah CEO Google Sundar Pichai saat berbicara kepada pers di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang bagi para pemimpin perusahaan teknologi di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

Dalam kesepakatan tersebut, perusahaan-perusahaan berjanji menunjuk pengawas bebas untuk memeriksa apakah sistem AI yang mereka buat berjalan sesuai rencana, serta memastikan alat tersebut tidak menyusup atau mengakses sistem lain di luar yang diizinkan. "Ini hampir seperti konstitusi, sejujurnya. Perusahaan-perusahaan terbesar di dunia telah menandatanganinya, dan saya sebagai presiden juga menandatanganinya. Ini adalah bentuk perlindungan yang sesungguhnya," ujar Trump menyebut kesepakatan tersebut. (REUTERS/Jonathan Ernst)

Presiden AS Donald Trump dan CEO Meta Mark Zuckerberg berbicara sementara Presiden OpenAI Greg Brockman memperhatikan, dan salah satu pendiri sekaligus CEO Anthropic, Dario Amodei, berbicara kepada media di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang bagi para pemimpin teknologi di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

Namun kesepakatan ini bersifat sukarela. Tidak ada undang-undang yang mewajibkan, tidak ada sanksi jika dilanggar, dan pemerintah tidak ikut menetapkan isinya. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran yang makin meluas, setelah OpenAI dan Anthropic mengakui sistem AI mereka sempat melakukan tindakan yang tidak direncanakan, termasuk menyusup ke sistem perusahaan lain tanpa izin. (REUTERS/Jonathan Ernst)

Pendiri sekaligus CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk, serta Presiden sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang, tampak berada di jalan masuk Gedung Putih usai acara jamuan makan siang bagi para pemimpin sektor teknologi di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

Kesepakatan ini juga menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan pusat data di seluruh negeri, meskipun warga di berbagai daerah semakin menolak. Pembangunan pusat data yang memakan listrik sangat besar memicu kenaikan tagihan listrik warga dan beban pada jaringan tenaga lokal, sehingga para politisi makin mendapat tekanan dari pemilih untuk menindaklanjuti masalah tersebut. Menjelang pemilu sela bulan depan, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kubu pemerintahan. (REUTERS/Jonathan Ernst)

CEO Meta Mark Zuckerberg berbicara saat Presiden AS Donald Trump berdiri di sampingnya di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

Mark Zuckerberg yang diminta berbicara mewakili para pemimpin teknologi menyatakan bahwa perusahaan akan menyusun pengendalian internal yang ketat. Trump juga menyebutkan sedang mempertimbangkan pembentukan dewan berisi sepuluh orang untuk mengawasi keamanan AI, serta akan segera menunjuk pejabat khusus yang menangani kebijakan ini di Gedung Putih. (REUTERS/Jonathan Ernst)

CEO Google Sundar Pichai bereaksi saat Presiden AS Donald Trump berbicara di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

Namun ia tidak menyebutkan siapa saja yang akan duduk di dewan tersebut maupun bagaimana cara kerjanya nanti. Di saat dunia meminta aturan yang tegas, pemerintah AS justru menyerahkan pengaturan ke tangan industri itu sendiri. Apakah ini cara tercepat memajukan teknologi, atau justru membiarkan pelaku mengawasi diri mereka sendiri. (REUTERS/Jonathan Ernst)

Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden dan CEO Nvidia, Jensen Huang, disaksikan oleh Ketua DPR AS Mike Johnson (R-LA), setelah berbicara kepada media di jalan masuk Gedung Putih usai acara jamuan makan siang bagi para pemimpin sekto

Presiden AS Donald Trump berbicara kepada media di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang bersama para pemimpin perusahaan teknologi di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

Presiden AS Donald Trump menunjuk ke arah CEO Google Sundar Pichai saat berbicara kepada pers di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang bagi para pemimpin perusahaan teknologi di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

Presiden AS Donald Trump dan CEO Meta Mark Zuckerberg berbicara sementara Presiden OpenAI Greg Brockman memperhatikan, dan salah satu pendiri sekaligus CEO Anthropic, Dario Amodei, berbicara kepada media di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang bagi para pemimpin teknologi di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

Pendiri sekaligus CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk, serta Presiden sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang, tampak berada di jalan masuk Gedung Putih usai acara jamuan makan siang bagi para pemimpin sektor teknologi di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

CEO Meta Mark Zuckerberg berbicara saat Presiden AS Donald Trump berdiri di sampingnya di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.

CEO Google Sundar Pichai bereaksi saat Presiden AS Donald Trump berbicara di jalan masuk Gedung Putih usai jamuan makan siang di East Room, Washington, D.C., AS, pada 29 September 2026.