Elephants

Vision School perkuat kompetensi guru demi optimalkan potensi siswa - ANTARA News Jawa Timur

July 11, 2026

Surabaya (ANTARA) - Vision School memperkuat kompetensi guru untuk mengoptimalkan potensi siswa melalui peningkatan kapasitas pendidik dan penguatan kolaborasi dengan orang tua dalam menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pada Tahun Ajaran 2026/2027.

"Guru harus selalu memperbarui kompetensinya agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Anak-anak yang kita hadapi sekarang sangat berbeda dibanding beberapa tahun lalu," ujar Principal Vision School Ike Handayani saat seminar dan pelatihan peningkatan kompetensi guru di Kampus SD Vision School, Surabaya, Sabtu.

Ia mengatakan perkembangan teknologi menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan sehingga guru tidak lagi hanya berperan menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, dan membimbing siswa memanfaatkan teknologi secara bijak.

Menurut Ike, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting agar proses pendidikan berjalan optimal. Kesibukan orang tua bekerja tidak seharusnya mengurangi perhatian terhadap tumbuh kembang anak karena pendidikan memerlukan sinergi antara sekolah dan keluarga.

Vision School menerapkan berbagai program kolaborasi dengan orang tua, di antaranya Parents Teachers Conference pada awal tahun ajaran untuk menyusun target perkembangan siswa bersama orang tua.

Selanjutnya sekolah menggelar Three Weeks Conference sebagai evaluasi capaian bersama guru, siswa, dan orang tua.

Selain itu, sekolah juga menyelenggarakan Student-Led Conference (SLC), yakni forum yang memberikan kesempatan kepada siswa mempresentasikan hasil belajar, tantangan, dan target berikutnya kepada orang tua, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator.

"Hubungan yang kami bangun adalah triangle relationship, yaitu sekolah, siswa, dan orang tua. Komunikasi dengan orang tua kami lakukan secara intens setiap hari agar perkembangan anak dapat dipantau bersama," ujar Ike.

Ketua Yayasan Vision School Ricko Tjowasi menilai keluarga memiliki peran yang tidak kalah penting dibanding sekolah dalam mengembangkan potensi anak.

"Kalau anak tumbuh di keluarga yang harmonis, potensinya akan jauh lebih mudah berkembang. Karena itu tugas sekolah bukan hanya mendidik siswa, tetapi juga ikut menjaga agar keluarga tetap harmonis," ujarnya.

Ricko mengatakan Vision School juga rutin menggelar berbagai kegiatan, seperti Family Day, Father's Day, Mother's Day, dan perayaan Tahun Baru Imlek sebagai ruang mempererat hubungan orang tua dan anak.

"Kami memahami orang tua sekarang sangat sibuk bekerja. Kalau waktunya tidak banyak, setidaknya waktu yang ada harus berkualitas. Sekolah harus menyediakan ruang agar orang tua dan anak bisa menikmati kebersamaan," kata Ricko.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.