Banjarmasin (ANTARA) - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel mencatat sepanjang paruh pertama tahun 2026, sejak periode 1 Januari hingga 30 Juni 2026, telah berhasil menyalurkan dana sebesar Rp3.897.125.887 kepada 20.082 penerima manfaat.
Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Minggu, penyaluran dana tersebut didistribusikan secara strategis dan merata melalui lima pilar program utama, yakni Kemanusiaan, Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan dan Dakwah dan Advokasi.
UPZ Bank Kalsel menegaskan bahwa setiap angka dalam laporan tersebut, bukan sekadar deretan data. tetapi menggambarkan kehidupan yang disentuh, kesulitan yang diringankan, dan harapan yang kembali ditumbuhkan di tengah masyarakat yang membutuhkan.
"Dari satu amanah yang ditunaikan, lahir ribuan manfaat. Dari satu kepedulian yang diberikan, tumbuh harapan bagi mereka yang membutuhkan," tulis manajemen UPZ Bank Kalsel.
Capaian luar biasa ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan penuh para muzaki, khususnya jajaran Karyawan/ti Bank Kalsel, munfik, serta para donatur yang secara rutin telah menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui UPZ Bank Kalsel.
Manajemen Bank Kalsel turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Semoga setiap rupiah yang ditunaikan menjadi keberkahan bagi pemberi, kekuatan bagi penerima, dan manfaat yang terus mengalir untuk Banua." tulis manajemen UPZ Bank Kalsel.
Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, Anda dapat terus berpartisipasi dalam berbagai program kebaikan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel.
Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dapat ditransfer melalui rekening Bank Kalsel Syariah, Atas Nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel : 6500844928 (Zakat), 6500846214 (Infak dan Sedekah).
Pewarta: Latif Thohir
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.