Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) Kemendikdasmen memperkuat revitalisasi satuan pendidikan di Maluku guna memastikan program berjalan tepat sasaran, berkualitas, dan akuntabel.
Rektor Universitas Pattimura Prof Fredy Leiwakabessy di Ambon, Rabu, mengatakan keterlibatan perguruan tinggi dalam program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang disertai pengawasan pelaksanaan di lapangan.
"Revitalisasi satuan pendidikan merupakan program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang PAUD hingga SMA. Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar, tetapi juga harus didukung fasilitas pendidikan yang memadai," katanya.
Ia menjelaskan Unpatti selama dua tahun terakhir telah berperan aktif mendampingi, mengawasi, dan memantau pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan agar sesuai dengan sasaran dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
Menurut Fredy, universitas telah membentuk tim pendamping yang terdiri atas tenaga ahli di bidang perencanaan, pembangunan, hingga pengawasan infrastruktur pendidikan untuk memberikan pendampingan kepada sekolah-sekolah penerima program revitalisasi di Maluku.
Kerja sama yang diperbarui setiap tahun melalui nota kesepahaman beserta dokumen pendukung lainnya, lanjut dia, diharapkan mampu memastikan pelaksanaan revitalisasi berlangsung efektif, transparan, serta memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan.
"Melalui sinergi ini kami ingin memastikan setiap tahapan revitalisasi dapat berjalan sesuai tujuan sehingga hasilnya benar-benar mendukung peningkatan mutu pendidikan di Maluku," ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman Unpatti dalam mengelola Sekolah Laboratorium mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA menjadi salah satu modal dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Bahkan, universitas juga tengah mempersiapkan pembukaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk melengkapi layanan pendidikan terpadu.
Ia menyebut dalam kurun lima tahun sejak berdiri, SMP dan SMA Laboratorium Universitas Pattimura telah memperoleh Akreditasi A yang menjadi indikator meningkatnya kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan sekolah tersebut.
Sementara itu, Penata Layanan Operasional di lingkungan Kemendikdasmen Fuad Yusril Wahhab mengatakan keberhasilan program revitalisasi satuan pendidikan tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas pengawasan selama proses pelaksanaan.
Menurut dia, karakteristik geografis Maluku yang didominasi wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan sekolah sehingga membutuhkan keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah.
"Kami berharap tim pendamping Universitas Pattimura dapat melakukan identifikasi dini terhadap sekolah-sekolah yang berpotensi mengalami keterlambatan pelaksanaan pekerjaan sekaligus memberikan rekomendasi dan solusi sesuai kondisi di lapangan," katanya.
Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan perguruan tinggi diharapkan mampu menjaga pelaksanaan revitalisasi tetap sesuai perencanaan, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan layanan pendidikan di daerah.
Program pendampingan revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya Kemendikdasmen memperkuat kualitas infrastruktur pendidikan sekaligus meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan pembangunan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi di berbagai daerah.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.