Elephants

Unjuk Kinerja Semester I 2026 di Public Expose BEI, VENTENY Pamer Pertumbuhan Positif dan Berkelanjutan

September 8, 2026

​Dalam kesempatan tersebut, VENTENY memaparkan capaian kinerja keuangan yang impresif serta strategi bisnis sepanjang Semester I 2026.

Perseroan berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp105,8 miliar, atau naik 1,8% secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Baca Juga: OJK Finalisasi Aturan Batas Maksimal Kepemilikan Saham 5 Persen di BEI

​Capaian ini menjadi bukti konkret keberhasilan strategi perusahaan yang menyinergikan dua lini bisnis utamanya, yakni B2B Financial Services dan B2B2E melalui VENTENY Employee Super App, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

​Lini B2B Financial Services masih mendominasi perolehan pendapatan dengan menyumbang 57,5% dari total pemasukan, atau setara Rp60,9 miliar (tumbuh 8,1% YoY). Pertumbuhan ini dipacu oleh tingginya kebutuhan pembiayaan produktif di sektor UMKM dan korporasi, yang disokong oleh penguatan jaringan ekosistem serta integrasi teknologi.

​Sementara itu, lini B2B2E Employee Super App menyumbang Rp44,9 miliar atau sekitar 42,5% dari total pendapatan Semester I 2026. Angka tersebut menandakan makin tingginya kebutuhan perusahaan akan platform digital terpadu yang dapat meningkatkan kesejahteraan finansial, produktivitas, serta keterikatan (engagement) karyawan.

Baca Juga: Perkuat Transparansi Pasar, BEI Angkat Alex Widi Kristiono Jadi Komisaris

​Group CFO VENTENY, Kaleb Solaiman, menegaskan bahwa pencapaian di paruh pertama tahun ini menjadi fondasi penting untuk membentuk bisnis yang makin berkualitas.

​“Kami melihat Semester I 2026 bukan hanya dari pencapaian revenue, tetapi juga dari bagaimana kami terus memperkuat fundamental bisnis VENTENY.

B2B Financial Services dan B2B2E Employee Super App memiliki karakteristik yang berbeda, namun keduanya saling melengkapi dalam membangun ekosistem VENTENY.

Financial Services memberikan akses terhadap solusi pembiayaan produktif, sementara Employee Super App memperluas konektivitas kami dengan perusahaan dan karyawan,” ungkap Kaleb Solaiman.

​Kaleb menambahkan, ke depan VENTENY akan terus memfokuskan kompas bisnisnya pada arah pertumbuhan yang scalable, sustainable, dan profitable.

​“Kami ingin memastikan bahwa setiap strategi yang dilakukan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga membangun recurring value dan memperkuat posisi VENTENY dalam jangka panjang. Dengan ekosistem yang semakin luas, teknologi yang terus berkembang, serta kerja sama strategis yang semakin kuat, kami optimistis dapat menangkap peluang pertumbuhan yang lebih besar di sepanjang 2026,” tambahnya.

​Menatap paruh kedua 2026, VENTENY siap mengeksekusi tiga agenda utama: memperkuat core business lewat produk teknologi bermargin tinggi dan manajemen risiko kredit yang ketat, memperluas ekosistem serta jaringan pendanaan (capital funding), hingga memaksimalkan kualitas monetisasi.

Langkah strategis ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Perseroan dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan ekosistem keuangan digital yang inklusif.