Elephants

Undana dokumentasikan pengetahuan lokal pertanian lahan kering di NTT

October 12, 2026

Undana dokumentasikan pengetahuan lokal pertanian lahan kering di NTT

Senin, 12 Oktober 2026 11:46 WIB

Image Print

Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mendampingi masyarakat Desa Oenoni dengan memberikan pemahaman tentang pertanian lahan kering. ANTARA/HO-Undana

Kupang (ANTARA) - Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mendampingi masyarakat Desa Oenoni, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mendokumentasikan pengetahuan lokal dalam mengelola pertanian lahan kering sebagai upaya memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan desa.

Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Undana Helga M.E. Gero di Kupang, Senin, mengatakan dokumentasi pengetahuan lokal diperlukan agar pengalaman masyarakat dalam mengelola lahan kering dapat diwariskan dan dikembangkan menjadi sumber pengetahuan bagi pertanian berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, pengetahuan lokal masyarakat Desa Oenoni diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga dapat didokumentasikan dan menjadi sumber pengetahuan dalam pengembangan pertanian lahan kering serta upaya memperkuat kedaulatan pangan di tingkat desa,” katanya.

Pendampingan tersebut dilakukan melalui kegiatan PKM bertajuk "Berkebun di Tanah Tandus: Penyusunan Peta Pengetahuan Lokal Pertanian Lahan Kering untuk Kedaulatan Pangan di Desa Oenoni".

Kegiatan yang berlangsung di Desa Oenoni, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, itu melibatkan tim akademisi Undana yang terdiri atas Helga M.E. Gero, Henny L.L. Lada, dan Petrus Selestinus Mite.

Melalui diskusi partisipatif, tim akademisi bersama pemerintah desa dan masyarakat menggali pengalaman petani dalam mengolah lahan, menentukan pola bercocok tanam, serta menghadapi kendala produksi pertanian di wilayah dengan kondisi tanah relatif tandus.

Penggalian pengetahuan tersebut menjadi bagian dari penyusunan peta pengetahuan lokal yang merangkum praktik dan pengalaman masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya pertanian yang tersedia.

Dokumentasi itu diharapkan dapat membantu mengidentifikasi strategi pengelolaan lahan yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat, termasuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga ketersediaan pangan.

Kepala Desa Oenoni Melyaki Sabuin turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan dukungan terhadap upaya pendokumentasian pengetahuan pertanian masyarakat.

Keterlibatan pemerintah desa dan warga dinilai penting untuk memastikan informasi yang dihimpun sesuai dengan pengalaman petani serta kebutuhan pengembangan pertanian di wilayah tersebut.

Melalui kegiatan pengabdian itu Undana berupaya menghubungkan pengetahuan masyarakat dengan kajian akademik agar praktik pertanian lokal dapat terdokumentasi secara sistematis dan menjadi rujukan bagi pengembangan pertanian lahan kering.

Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat serta gerakan Undana Berdampak untuk mendukung pengembangan potensi lokal dan kemandirian pangan di NTT.

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.