Elephants

UI perkuat kolaborasi pengelolaan asrama dorong standar tata kelola - ANTARA News Megapolitan

October 18, 2026

Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) memperkuat kolaborasi pengelolaan asrama perguruan tinggi guna mendorong lahirnya standar tata kelola hunian mahasiswa yang lebih baik, berkelanjutan, dan berorientasi pada pembentukan karakter penghuni.

Wakil Rektor Bidang Infrastruktur dan Fasilitas UI Agus Setiawan dalam keterangannya di Depok, Minggu, menegaskan bahwa asrama memiliki posisi strategis dalam ekosistem pendidikan tinggi, karena menjadi ruang pembelajaran yang berlangsung sepanjang waktu di luar ruang kelas.

“Asrama perguruan tinggi tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang tumbuh yang membentuk karakter, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi dalam kehidupan yang majemuk," ujarnya.

Karena itu, penguatan tata kelola asrama merupakan investasi penting untuk mendukung lahirnya generasi muda yang unggul dan berintegritas.

Sementara itu, Kepala Asrama UI Mariyah yang baru dilantik sebagai Ketua Umum DPP Perkumpulan Pengelola Asrama Perguruan Tinggi Indonesia (Perpati) periode 2026–2029 mengatakan pembentukan Perpati berangkat dari kebutuhan akan wadah yang dapat menghimpun para pengelola asrama perguruan tinggi di Indonesia.

Salah satu program prioritas kepengurusan periode ini adalah penyusunan pedoman nasional pengelolaan asrama perguruan tinggi.

“Harapan kami, para pengelola asrama memiliki acuan yang baku dalam mengelola asrama perguruan tinggi melalui standar tata kelola asrama perguruan tinggi Indonesia yang sedang kami susun bersama," katanya.

Dengan demikian, asrama tidak lagi dipandang hanya sebagai fasilitas hunian, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter dan pengembangan mahasiswa.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: UI perkuat kolaborasi pengelolaan asrama perguruan tinggi

Pewarta: Feru Lantara
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.