Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) melalui Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (MM FEB UI) memperkuat ekosistem pembelajaran modern berstandar internasional dengan meresmikan At Thohir Vidya Loka, smart classroom terpadu.
Kepala Badan Kewirausahaan dan Hubungan Antar Lembaga/Sekretaris Universitas UI Budi Wiweko di Depok, Rabu memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi aktif dari Yayasan Mochamad Thohir.
“UI mengapresiasi dukungan Pak Boy Thohir dan Yayasan Mochamad Thohir yang telah membantu pengembangan smart classroom di MM FEB UI ini," katanya.
Fasilitas ini bermakna krusial bagi UI guna terus membangun jiwa kewirausahaan serta memperkuat posisi sebagai world-class university.
Pembentukan perguruan tinggi kelas dunia bertumpu pada tiga hal utama, yaitu konsentrasi talenta unggul, tata kelola yang profesional, serta ketersediaan sumber daya dan infrastruktur yang mumpuni seperti smart classroom ini.
Sinergi antara akademisi dan praktisi juga menjadi fokus utama dalam kemitraan ini.
Perwakilan Yayasan Mochamad Thohir, Garibaldi “Boy” Thohir, menuturkan bahwa UI sebagai institusi pendidikan tinggi utama di Indonesia menjadi mitra yang sangat tepat dalam menyalurkan kontribusi nyata bagi masa depan bangsa, terutama dalam menjembatani teori akademis dengan realitas dunia usaha.
“Bagi kami, pendidikan adalah yang utama, dan UI merupakan kampus flagship di Indonesia. Melalui Yayasan Mochamad Thohir, kami merasa terpanggil untuk mendedikasikan sesuatu bagi bangsa dan negara," katanya.
Ia mengatakan kami juga mengimbau para pelaku usaha lain untuk aktif berkolaborasi dengan dunia pendidikan. Ke depan, kami berharap dapat berbagi pengalaman langsung dengan para mahasiswa, karena ilmu tidak hanya berasal dari textbook, tetapi juga melalui keteladanan agar lahir pengusaha yang pintar, bijak, bermartabat, dan berdedikasi untuk negeri.
Sementara itu, Dekan FEB UI Yulianti menekankan bahwa standar pembelajaran di sekolah bisnis terkemuka dunia saat ini menuntut metode kolaboratif dan berbasis praktik nyata.
Kehadiran At Thohir Vidya Loka menjawab tantangan keterbatasan ruang kelas konvensional, sekaligus meningkatkan daya tarik UI di mata mahasiswa domestik maupun mancanegara.
“Pembelajaran di sekolah bisnis dunia menuntut kolaborasi yang bersifat praktis dan inovatif, yang sering kali sulit diwadahi oleh ruang kelas tradisional. Bantuan infrastruktur dari dunia bisnis ini sangat membantu FEB UI untuk menghadirkan wajah pendidikan Indonesia yang mendunia. Dengan kualitas tenaga pendidik dan fasilitas modern yang berstandar internasional, kita optimis dapat meningkatkan daya saing global serta menarik mahasiswa asing untuk mengenyam pendidikan di Indonesia,” jelasnya.
Ketua Program Studi Magister Manajemen FEB UI, Prof. Rifelly Dewi Astuti menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan contoh nyata kemitraan yang memberikan dampak berkelanjutan bagi dunia pendidikan.
“At Thohir Vidya Loka bukan sekadar ruang fisik, melainkan ruang kolaborasi yang akan melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan kepemimpinan masa depan. Kami percaya bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga filantropi merupakan investasi strategis dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” terang Rifelly.
Kolaborasi konkret antara UI dan Yayasan Mochamad Thohir ini diharapkan memberi dampak luas bagi pencetakan sumber daya manusia unggul yang siap mengawal kemajuan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Pewarta: Feru Lantara
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.