Elephants

Transformasi dan Inovasi Teknologi Makin Pesat, Investasi Modern Lewat AI & Riset Jadi Tren Baru

August 4, 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Jakarta, VIVA – Tuntun Sekuritas Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan literasi pasar modal, khususnya terkait pemanfaatan teknologi, riset, dan artificial intelligence (AI) dalam proses pengambilan keputusan investasi.

Baca Juga

Upaya itu diwujudkan melalui forum Tuntun Investment Talk bertajuk “Modern Trading & Investing di Era AI”, yang digelar pada Selasa, 4 Agustus 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta dengan mengangkat tema “Enhancing Investment Decision-Making Through Technology and Insight”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Tuntun Sekuritas Indonesia, Ricki Juliandi mengatakan, pihaknya menyoroti pengembangan berbagai fitur berbasis teknologi yang dihadirkan di aplikasi Tuntun, termasuk Tuntun AI, AI Broker Summary, Tuntun Research, Market Radar, Concept Sector, dan Investing & Trading Selection.

Baca Juga

"Serta fitur analisis lainnya yang dirancang untuk membantu investor memahami informasi pasar secara lebih efisien dan terarah," kata Ricki dalam keterangannya, Selasa, 4 Agustus 2026.

Ilustrasi Investasi Jangka Panjang

Photo :

Baca Juga

Salah satu inovasi utama yang menjadi perhatian dalam acara ini adalah Tuntun AI, fitur yang telah dirilis pada April 2026 dan diperkenalkan sebagai generative AI stocks pertama di Indonesia.

Sejak dirilis, Tuntun AI telah digunakan untuk lebih dari 50.000 pertanyaan dari pengguna, dan menghasilkan lebih dari 1,2 juta analisis. Berdasarkan data internal perusahaan, fitur ini membantu pengguna memahami data pasar hingga 70 persen lebih cepat.

Karenanya, Ricki pun memastikan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara investor mengakses informasi, membaca peluang, dan mengambil keputusan investasi.

“Cara investor mengambil keputusan kini telah bergeser. Investor membutuhkan akses terhadap informasi yang lebih cepat, insight yang lebih relevan, serta dukungan teknologi yang dapat membantu mereka memahami pasar dengan lebih baik," ujarnya.

Melalui Tuntun Investment Talk, Ricki mengaku pihaknya ingin memperkuat edukasi mengenai bagaimana teknologi, riset, dan AI dapat digunakan secara bijak, untuk mendukung proses pengambilan keputusan investasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kehadiran Tuntun AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan keputusan investor, melainkan sebagai alat bantu yang memperkaya proses analisis dan mempercepat pemahaman terhadap data pasar.

“AI bukan pengganti judgment investor. Teknologi hadir untuk membantu investor membaca informasi dengan lebih efisien, memahami konteks pasar dengan lebih luas, dan mengambil keputusan secara lebih terarah," kata Ricki.

Halaman Selanjutnya

"Pada akhirnya, keputusan investasi tetap harus didasarkan pada pemahaman, profil risiko, dan tujuan masing-masing investor,” ujarnya.