Tour de France 2026 - Schmid merebut kemenangan etape ke-13
Sabtu, 18 Juli 2026 16:46 WIB
Arsip - Pembalap Belgia dari tim Soudal Quick-Step, Tim Merlier, mengayuh sepeda menuju garis finis untuk memenangi etape ke-12 pada edisi ke-113 balap sepeda Tour de France, sejauh 181 km antara Circuit de Nevers Magny-Cours dan Chalon-sur-Saône di Prancis tengah, Kamis (16/7/2026). (ANTARA/AFP/ Loic Venance)
Jakarta (ANTARA) - Pembalap Jayco AlUla Mauro Schmid memenangi etape ke-13 Tour de France 2026 setelah mengalahkan Harold Tejada (XDS Astana) dalam sprint menuju garis finis di Belfort, Prancis, Jumat (17/7), pada etape terpanjang edisi tahun ini sejauh 205,8 kilometer.
Schmid memastikan kemenangan setelah melancarkan serangan bersama Tejada pada turunan Ballon d'Alsace dan mempertahankan keunggulan hingga finis. Tom Pidcock (Pinarello Q36.5) melengkapi podium di posisi ketiga dengan selisih dua detik.
"Saat ini saya masih sulit mempercayainya. Hari ini sangat berat sejak awal. Seluruh tim bertekad masuk ke breakaway karena beberapa hari terakhir kami sudah mencobanya, tetapi belum berhasil," kata Schmid, dikutip dari laman resmi Tour de France, Sabtu.
Pembalap asal Swiss itu mengatakan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh anggota Jayco AlUla. Menurut dia, para rekan setimnya berperan penting dalam menjaga peluangnya meraih kemenangan, termasuk Luke Plapp yang mengawal pergerakan para pengejar, serta Michael Matthews dan Ben O'Connor yang membantu saat pendakian.
"Ini adalah kemenangan tim, bukan hanya kemenangan saya. Saya memang yang beruntung bisa finis terdepan, tetapi semua orang di tim bekerja sangat keras untuk hasil ini," ujar Schmid.
Etape ke-13 berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal lomba. Upaya membentuk breakaway baru berhasil setelah pertarungan lebih dari 100 kilometer yang kemudian menghasilkan kelompok terdepan berisi 57 pembalap.
Pidcock menjadi salah satu pembalap paling agresif dengan memimpin pendakian Ballon d'Alsace, tanjakan kategori 1 yang menjadi ikon Tour de France. Namun, Schmid memanfaatkan turunan untuk menyerang bersama Tejada dan membuka jarak dari kelompok pengejar.
Memasuki empat kilometer terakhir, Schmid mengaku sempat mengalami kram dan memilih berada di belakang Tejada hingga momen sprint terakhir.
"Saya melancarkan sprint sedikit terlambat dan sempat khawatir kembali kehilangan kemenangan etape seperti tahun lalu di Toulouse. Namun, saya masih memiliki tenaga dan akhirnya berhasil meraih kemenangan," kata Schmid.
Kemenangan itu menjadi penebusan bagi Schmid setelah nyaris memenangi etape Tour de France musim lalu.
"Saya bekerja sangat keras untuk meraih kemenangan ini. Saya mungkin masih membutuhkan beberapa jam untuk benar-benar menyadari apa yang telah terjadi hari ini karena saat ini saya masih sulit berkata-kata," ujar pembalap berusia 26 tahun tersebut.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.