Elephants

Tito imbau kepala daerah dukung verifikasi Koperasi Merah Putih

September 14, 2026

Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau kepala daerah mendukung proses verifikasi dan validasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP/Koperasi Merah Putih).

Proses verifikasi itu bertujuan agar bangunan KDKMP dapat segera dipastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi sebelum memasuki tahap operasional.

Tito di Gedung Kemendagri, Jakarta, Senin mengatakan kepala desa perlu memberikan surat persetujuan agar proses verifikasi dan validasi dapat dilakukan. Surat tersebut bukan merupakan pernyataan bahwa bangunan telah diterima atau dinyatakan sesuai spesifikasi.

"Kepala desanya memberikan semacam surat menyetujui untuk dilakukan verifikasi validasi. Bukan menyatakan bahwa ini sudah sesuai spesifikasi kami terima," kata dia pada pembahasan verifikasi dan validasi terkait KDKMP.

Mendagri menjelaskan sekitar 24 ribu koperasi desa/kelurahan (kopdeskel) telah dibangun di seluruh Indonesia. Bangunan tersebut perlu diverifikasi dan divalidasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi dan standar yang ditetapkan.

Setelah surat tersebut diterbitkan, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dapat melakukan verifikasi.

Proses tersebut juga dapat dibantu oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dari inspektorat kabupaten/kota apabila Kementerian PU dan BPKP kekurangan personel.

"Karena enggak banyak jaring PU dan BPKP enggak banyak, bisa dibantu oleh APIP," ujarnya.

Hasil verifikasi akan menjadi dasar untuk menentukan apakah bangunan, peralatan, dan sarana pendukung lainnya, termasuk kendaraan, telah sesuai spesifikasi. Jika ditemukan ketidaksesuaian, hal tersebut dapat dicatat untuk kemudian diperbaiki oleh pihak yang membangun.

Tito meminta bupati dan wali kota menugaskan perangkat daerah yang menangani pemerintahan desa dan kelurahan untuk mendorong desa-desa yang telah memiliki bangunan kopdeskel agar segera menerbitkan surat persetujuan verifikasi dan validasi.

"Kalau enggak dibuat (surat persetujuannya), ya rugi sendiri," ucapnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah (pemda) menyiapkan APIP untuk melakukan pengecekan apabila Kementerian PU dan BPKP belum dapat menjangkau wilayah tertentu.

"Untuk mempelajari spesifikasinya seperti apa cek lapangan, cek lokasinya ya ini sesuai atau tidak sesuai spesifikasi. Kalau enggak sesuai, ya tulis enggak sesuai untuk diperbaiki lagi oleh si pembuatnya," ujar Tito.

Baca juga: Tito minta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak jadi program wajib daerah

Baca juga: Mendagri teken SKB perkuat pemberdayaan perempuan di daerah

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.