Tim selam Indonesia meraih satu medali emas dalam ajang 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video yang resmi berakhir di Bali, Sabtu (10/10/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keindahan bawah laut Indonesia tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga arena bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan di tingkat internasional. Wakil Indonesia membuktikannya dengan meraih satu medali emas dalam ajang 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video yang resmi berakhir di Bali, Sabtu (10/10/2026).
Medali emas tersebut diraih Royke M. Legi pada kategori foto nomor Wide Angle tanpa model. Royke bersama asisten sekaligus Kapten Timnas Underwater Photo and Video Indonesia, Novrizal Herdananto, membawa Indonesia meraih prestasi dalam kejuaraan dunia yang diikuti perwakilan dari 18 negara.
Kejuaraan yang diselenggarakan Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) di bawah naungan federasi olahraga selam dunia, CMAS (Confederation Mondiale des Activités Subaquatiques), itu berlangsung selama enam hari. Sebanyak 10 kategori dipertandingkan, terdiri atas tujuh kategori fotografi dan tiga kategori videografi bawah laut.
Bagi Royke, medali emas tersebut menjadi pencapaian yang telah lama dinantikan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PB POSSI atas dukungan yang diberikan kepada kontingen Indonesia selama mengikuti kejuaraan.
Keberhasilan ini menjadi salah satu hasil penting bagi Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi. Para atlet tidak hanya bersaing dalam mengabadikan keindahan bawah laut, tetapi juga menghadapi peserta dari berbagai negara yang memiliki kemampuan di bidang fotografi dan videografi bawah laut.
Sekretaris Jenderal PB POSSI Nur Kholis mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan dunia tersebut menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Menurut dia, kehadiran delegasi dari 18 negara yang berasal dari tiga benua menunjukkan skala internasional ajang tersebut.
Nur Kholis berharap keberhasilan penyelenggaraan 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video dapat memperkuat posisi Indonesia dalam kompetisi olahraga selam internasional. Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kemampuannya sebagai tuan rumah kejuaraan dunia.
Upacara penutupan berlangsung di Taman Sari Resort dan dihadiri Nur Kholis, Direktur Komisi Visual CMAS Kerim Sabuncuoglu, anggota dewan CMAS sekaligus Presiden Delegasi Turki Kadir Salam, Wakil Ketua DPRD Buleleng, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam penutupan tersebut, Sekjen PB POSSI secara simbolis menyerahkan bendera CMAS kepada perwakilan negara penyelenggara berikutnya, Portugal. Penyerahan itu menandai Portugal sebagai tuan rumah kejuaraan dunia fotografi dan videografi bawah laut selanjutnya.