Tim SAR gabungan cari ABK kapal jukung tenggelam di perairan Muara Lalan Musi Banyuasin
Senin, 10 Agustus 2026 22:19 WIB
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap M. Firliansyah (16), seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan tenggelam di perairan Muara Lalan, Desa Perumpung Raya, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, sejak Sabtu (8/8/2026). ANTARA/HO-SAR Palembang
Palembang (ANTARA) - Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap M. Firliansyah (16), seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan tenggelam di perairan Muara Lalan, Desa Perumpung Raya, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin di Palembang, Senin, mengatakan peristiwa naas tersebut terjadi pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 21.00 WIB.
Saat itu, korban sedang berlayar bersama pamannya, Supri, yang bertindak sebagai nakhoda kapal jukung MS Juwita untuk mengangkut paket logistik dari Dermaga PU menuju P6.
"Insiden bermula ketika kapal mengalami mati mesin akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM) di perairan Muara Lalan. Nakhoda kemudian meminta korban untuk mengisi BBM. Saat korban berjalan dari bagian depan menuju belakang kapal, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Korban yang tidak bisa berenang langsung tenggelam dan hilang diseret arus," terangnya.
Basarnas Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian pada Minggu (9/8) sekitar pukul 11.45 WIB dan langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian.
Operasi pencarian melibat unsur gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polair, BPBD, serta masyarakat setempat yang dibagi menjadi dua tim pencarian.
Tim pertama menyisir permukaan air menggunakan perahu karet dan speed boat seluas 6 kilometer persegi ke arah barat. Sementara tim kedua menyisir area seluas 4 kilometer persegi ke arah tenggara.
Pihaknya mengoptimalkan seluruh potensi SAR dan memperhitungkan kondisi arus serta keselamatan personel dalam penyisiran. Basarnas juga mengimbau warga yang beraktivitas di perairan untuk selalu menggunakan alat keselamatan dan dapat menghubungi Emergency Call 115 jika membutuhkan bantuan darurat.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026