Tim Sang Surya UMS sabet tiga penghargaan Nusantara Creative Competition 4 di Bali
Senin, 21 September 2026 18:04 WIB
Tim Sang Surya UMS membawa pulang tiga penghargaan di ajang Nusantara Creative Competition 4. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) . Dalam ajang kompetisi ilmiah tingkat nasional, Nusantara Creative Competition 4 yang diselenggarakan oleh lembaga Nusantara Muda di Universitas Udayana, Bali, Sabtu (19/9).
Tim Sang Surya berhasil mengharumkan nama almamater dengan memboyong medali perak (silver medal), medali perunggu (bronze medal), dan poster favorit.
Tim yang diketuai oleh Arkan Makarim Ahmad ini beranggotakan Alif Muhammad Faiz Robbani, Firman Rama Ferdiansyah, Reza Nafdan Murtaza, Muhammad Danadhyaksa, dan Muhammad Fathu Aziz Wibawa. Kolaborasi lintas disiplin ilmu ini menghadirkan perpaduan anggota dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yaitu, Arkan, Faiz, dan Firman, Reza Nafdan Murtaza dari Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Muhammad Danadhyaksa dari Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik (FT), serta Muhammad Fathu Aziz Wibawa yang berasal dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI).
Dalam kompetisi esai nasional tersebut, Tim Sang Surya mengusung karya gagasan inovatif berjudul "ASAFA Tech: Inovasi Perangkat Filtrasi Portabel Untuk Mewujudkan Ketahanan Kesehatan Pernapasan Masyarakat di Tengah Masifnya Krisis Polusi Udara".
Karya ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan mendalam terhadap krisis kualitas udara urban di Indonesia, di mana konsentrasi partikel berbahaya seperti PM2.5 sering kali melampaui ambang batas aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga penyakit paru kronis.
“Berbeda dengan masker medis konvensional yang mengandalkan saringan pasif, ASAFA Tech dirancang sebagai perangkat filtrasi portabel aktif dengan teknologi berlapis. Secara mekanis, alat ini mengusung bentuk dua unit filtrasi simetris yang menyesuaikan anatomi lubang hidung,” jelas Arkan, Senin.
Perangkat ini menggunakan saringan jaring logam sebagai filter kasar untuk menangkap partikel debu besar (PM10), dikombinasikan dengan filter membran mikro/nanofiber berstandar HEPA 13 untuk menyaring partikel mikroskopis PM2.5, serta media adsorben karbon aktif guna mengikat gas berbahaya seperti SO2 dan NO2.
Tidak hanya itu, keunggulan utama dari ASAFA Tech terletak pada integrasi sistem sterilisasi udara menggunakan Dual UV-C dan pemanfaatan impeller kipas berdaya baterai yang dapat diisi ulang melalui port USB-C. Penggunaan sistem ventilasi dan impeller kipas ini secara aktif menarik udara kotor lalu mengalirkan udara bersih ke area pernapasan pengguna tanpa menimbulkan hambatan aliran udara atau rasa pengap. Inovasi ini menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, penderita asma, hingga pekerja sektor informal di jalan raya yang memiliki risiko terpapar polusi udara tinggi setiap harinya.
Perpaduan antara keahlian rekayasa sistem dari mahasiswa Teknik Informatika dan Teknik Industri, dipadukan dengan strategi operasional serta perencanaan model bisnis dari mahasiswa Manajemen dan Bisnis Digital, menjadi nilai tambah utama yang berhasil memikat perhatian para dewan juri dalam sesi presentasi dan tanya jawab.
Ajang Nusantara Creative Competition yang diinisiasi oleh Nusantara Muda di Universitas Udayana ini diikuti oleh berbagai perwakilan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Tahapan seleksi berlangsung ketat, meliputi penilaian kelayakan ide ilmiah, kebaruan inovasi, hingga sesi presentasi dan tanya jawab di hadapan para juri.
Menurut Arkan, capaian medali perak, perunggu, dan poster favorit ini semakin mempertegas komitmen kampus UMS dalam mendukung riset inovatif dan kolaborasi interdisipliner di kalangan mahasiswa.
“Diharapkan karya ilmiah ini dapat terus dikembangkan hingga tahap realisasi prototipe sehingga mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat luas,” pungkas Arkan.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.