Minggu, 20 September 2026 - 17:53 WIB
VIVA – Mengapa sebagian orang terlihat lebih mudah mengatur uang dan membangun kekayaan dibandingkan yang lain? Jawabannya tidak selalu soal gaji besar atau keberuntungan. Kebiasaan sehari-hari dalam mengelola keuangan juga punya peran penting.
Baca Juga
Mulai dari menyisihkan tabungan hingga berani mengambil peluang yang masuk akal, keputusan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa memberikan dampak besar dalam jangka panjang. Meski tidak menjamin seseorang langsung kaya, kebiasaan berikut dapat membantu menciptakan kondisi finansial yang lebih sehat, melansir dari YourTango.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
1. Menabung Sebelum Menggunakan Uang
Baca Juga
Alih-alih menunggu sisa gaji di akhir bulan, orang yang disiplin finansial biasanya langsung menyisihkan sebagian pendapatan begitu menerima uang. Tabungan diperlakukan sebagai prioritas, bukan sekadar pilihan jika masih ada uang tersisa.
2. Mengetahui ke Mana Uang Pergi
Baca Juga
Mencatat pemasukan dan pengeluaran membantu seseorang memahami pola keuangannya. Tagihan rutin, biaya langganan, hingga pembelian kecil perlu diperhatikan agar tidak diam-diam menguras anggaran.
Dengan begitu, pengeluaran yang tidak penting bisa dikurangi sebelum menjadi masalah.
3. Mengutamakan Pengeluaran yang Bernilai
Bukan berarti harus selalu hidup hemat atau menghindari kesenangan. Kuncinya adalah menggunakan uang untuk hal yang benar-benar penting, seperti kebutuhan utama, kenyamanan, atau pengalaman bermakna.
Pengeluaran yang kurang relevan bisa ditekan demi tujuan keuangan yang lebih besar.
4. Aktif Mencari Tambahan Penghasilan
Orang yang ingin memperbaiki kondisi finansial tidak selalu terpaku pada gaji saat ini. Mereka terbuka terhadap peluang kenaikan gaji, pekerjaan baru, atau sumber pendapatan tambahan sesuai kemampuan.
5. Menghindari Utang yang Tidak Perlu
Utang konsumtif dapat mengurangi ruang gerak keuangan karena sebagian pendapatan harus digunakan untuk membayar cicilan. Karena itu, penting mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan membayar sebelum mengambil pinjaman.
6. Belajar dari Kesalahan Finansial
Pernah boros atau salah membeli sesuatu bukan berarti keuangan akan selalu berantakan. Evaluasi penyebabnya, sesuaikan anggaran, lalu jadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran agar kesalahan serupa tidak terus berulang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
7. Menyiapkan Investasi untuk Masa Depan
Menyisihkan uang untuk dana pensiun atau instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko dapat membantu mempersiapkan kebutuhan jangka panjang. Jumlah kecil yang dilakukan secara konsisten pun bisa berarti, meski investasi tetap memiliki risiko.
Halaman Selanjutnya
8. Berani Mengambil Peluang yang Terukur