Bangkok -
Seorang penumpang tuli mendapat pengalaman berbeda saat terbang dengan Thai Airways. Ia tak menyangka bisa berkomunikasi dengan dengan pramugari dengan cara ini.
Jose Irish Pascual adalah penumpang penerbangan Thai Airways, ia terbang dari Manila, Filipina menuju Bangkok, Thailand. Sebagai penumpang tuna rungu atau tuli, Pascual merasa terharu dengan apa yang dilakukan oleh pramugari kepadanya.
Lewat curhatan di Facebook, Pascual mengatakan bahwa saat itu pramugari sedang memberikan layanan makan. Biasanya pramugari akan bertanya kepada penumpang pilihan menu yang tersedia untuk dipesan, seperti dikutip dari The Thaiger pada Rabu (23/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, untuk pertama kalinya Pascual mengalami pendekatan yang berbeda. Pramugari sudah tahu bahwa ia tuli dan menyiapkan cara unik nan sederhana untuk berkomunikasi dengannya.
Seorang pramugari datang kepadanya dan menempelkan sebuah kertas dengan gambar sederhana tentang menu makanan yang tersedia. Kertas itu ditempel di samping kursinya, sehingga Pasqual tinggal memilih menunjuk saja menu yang ia mau.
Pascual mengatakan bahwa awalnya ia merasa sedikit malu dengan perhatian tersebut, namun ia terkesan dengan kreativitas awak kabin itu. Ia tak menyangka bahwa cara komunikasi itu sangat mudah dipahami untuk penumpang tuli.
Ia menggambarkan pendekatan tersebut sebagai contoh awak kabin yang memilih untuk bekerja cerdas, bukan keras saat berkomunikasi dengannya.
"Terima kasih Thai Airways, telah membuat komunikasi menjadi lebih mudah untuk penumpang tuli," tulisnya.
Thai Airways mencantumkan bantuan bagi penumpang dengan gangguan penglihatan atau pendengaran sebagai salah satu layanan khusus yang tersedia melalui maskapai tersebut. Maskapai ini juga menyatakan bahwa layanan aksesibilitasnya dimaksudkan untuk mengakomodasi penumpang penyandang disabilitas.
(bnl/wsw)