Elephants

Tegas! BGN Pecat Karyawan SPPG Bantul yang Hina Korban Keracunan MBG

September 21, 2026

Daftar Isi

Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) memecat oknum karyawan SPPG di Bantul yang diduga mengejek korban keracunan MBG dari Karo, Sumatera Selatan. Diketahui, korban sempat diduga mengalami hilang ingatan.

"Kami menyayangkan adanya pernyataan tersebut. Setelah dilakukan penanganan sesuai ketentuan, yang bersangkutan telah diberhentikan," kata Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko dalam keterangannya, dikutip detikJogja, Senin (21/9/2026).

BGN berharap ini menjadi pelajaran kepada karyawan-karyawan lain yang bekerja dalam program MBG. Gagat meminta pekerja tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tapi juga etika dan empati dalam pekerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan sampai satu perilaku menghapus kerja baik banyak orang. Mari kita jadikan ini pelajaran. Bekerja dengan benar, berkomunikasi dengan baik, dan tetap memiliki empati. Kita hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, bukan untuk merendahkan pihak lain," ucapnya.

Atensi dari Wakil Presiden Gibran

Sebelumnya, korban keracunan tersebut telah mendapatkan penanganan intensif di Rumah Sakit Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Tim dokter menyatakan bahwa pasien tidak mengalami gangguan fungsi otak.

Pemeriksaan dilakukan melalui wawancara dengan pasien dan keluarga, mempelajari data perawatan sebelumnya, pemeriksaan fisik dan neurologis, hingga pemeriksaan elektroensefalografi (EEG).

Atas kejadian ini, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sangat menyesalkan dugaan ejekan tersebut. Ia meminta ruang publik seharusnya jadi aman dan ramah bagi siapa saja.

"Perkataan oknum SPPG ini sangat disayangkan. Mari kita bersama menjaga ruang publik yang aman dan ramah bagi semua. Jangan sampai anak-anak justru menjadi korban perundungan," kata Gibran dalam unggahan Instagram @gibran_rakabuming.

BACA SELENGKAPNYA DI SINI

(dpy/naf)