Elephants

Tebakan Carragher Soal Penyebab JJ Gabriel Mau Cabut dari Manchester United

September 18, 2026

Liputan6.com, Jakarta - Polemik masa depan pemain muda Manchester United, JJ Gabriel, terus menjadi perhatian. Talenta berusia 15 tahun itu secara mengejutkan meminta meninggalkan klub, tepat ketika dirinya berada di ambang kesempatan melakukan debut kompetitif bersama tim utama.

Situasi tersebut turut mendapat sorotan dari legenda Liverpool, Jamie Carragher. Ia mengingatkan bahwa lingkungan di sekitar pemain muda, termasuk orang tua dan pihak yang mendampingi kariernya, dapat memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan sang pemain.

Carragher menyampaikan pandangannya dalam podcast Stick to Football. Menurutnya, berdasarkan pengalaman melihat pemain muda berkembang, situasi ketika orang-orang di sekitar pemain terlalu terlibat dalam persoalan karier bisa berujung kurang baik.

"Menurut pengalaman saya ketika masih kecil dan melihat James (putra Carragher) berkembang, dalam situasi seperti ini para pemain sering kali tidak mencapai potensi mereka," ujar Carragher seperti dikutip Tribal Football.

Ia kemudian menyinggung peran orang tua yang terkadang terlalu aktif mempertanyakan keputusan pelatih, terutama berkaitan dengan kesempatan bermain.

"Ketika seorang pemain memiliki rombongan pendukung, mungkin termasuk orang tua, kita semua tahu sejak kecil ada orang tua yang menjadi masalah bagi anaknya dan terus mendatangi pelatih karena anak mereka tidak mendapat cukup menit bermain," lanjutnya.

Carragher juga mengatakan dampak dari situasi tersebut terkadang baru dapat terlihat setelah bertahun-tahun.

Menurut dia, dalam sejumlah kasus yang pernah diamatinya, hubungan yang tidak ideal antara keluarga pemain dan klub justru dapat menghambat perkembangan pemain muda.

JJ Gabriel Minta Tinggalkan Manchester United

Komentar Carragher muncul setelah JJ Gabriel mengajukan permintaan untuk meninggalkan Manchester United. Pemain yang dikenal dengan julukan "Kid Messi" tersebut menyampaikan keinginannya untuk membatalkan registrasinya di klub agar bisa berstatus bebas.

Manchester United disebut terkejut dengan keputusan tersebut. Sebelumnya, Gabriel justru masuk dalam rencana pelatih Michael Carrick untuk mendapatkan kesempatan bersama tim utama.

Sky Sports melaporkan Gabriel bahkan diproyeksikan masuk skuad Manchester United saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada ajang Carabao Cup. Jika dimainkan, ia berpeluang menjadi pemain termuda sepanjang sejarah klub yang tampil untuk tim utama dalam pertandingan kompetitif.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Namun, rencana tersebut berubah setelah muncul permintaan Gabriel untuk meninggalkan klub. Situasi itu membuat Manchester United berupaya melakukan pembicaraan dengan pihak keluarga dan tim yang mewakili Gabriel. Klub masih berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dan sang pemain tetap melanjutkan perkembangannya di Old Trafford.