Minggu, 20 September 2026 - 17:34 WIB
VIVA – Peluang Timnas Indonesia mendapatkan Pascal Struijk menjadi perhatian setelah bek Brighton & Hove Albion itu tidak masuk dalam skuad terbaru Belanda.
Baca Juga
Pelatih anyar Belanda, Xavi Hernandez, telah mengumumkan 26 pemain untuk menghadapi rangkaian UEFA Nations League 2026/2027. Nama Struijk tidak tercantum dalam daftar tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Xavi memilih sejumlah pemain baru seperti Ruben van Bommel dan Gjivai Zechiel. Di posisi bek tengah, pelatih asal Spanyol itu masih mempercayakan nama-nama seperti Virgil van Dijk, Nathan Ake, Micky van de Ven, Jorrel Hato, Jurrien Timber, hingga Jan Paul van Hecke.
Baca Juga
Situasi ini membuat masa depan internasional Struijk kembali menarik perhatian. Sebab, pemain berusia 27 tahun tersebut belum pernah tampil untuk tim senior Belanda dalam pertandingan resmi.
Struijk memang sudah memiliki pengalaman bersama Belanda di level usia muda. Ia pernah memperkuat Belanda U-17, tetapi belum mendapatkan debut bersama tim senior Oranje.
Baca Juga
Kondisi tersebut berbeda dengan pemain yang sudah terikat secara internasional melalui penampilan di level senior dalam pertandingan resmi. Karena itu, secara regulasi, peluang Struijk untuk memilih jalur lain belum otomatis tertutup.
Punya Darah Indonesia
Struijk memiliki hubungan darah dengan Indonesia melalui keluarganya. Ia lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999 dan tumbuh besar di Belanda.
Garis keturunan Indonesianya berasal dari kakek dan neneknya yang memiliki latar belakang dari Hindia Belanda. Struijk juga pernah mengakui hubungan tersebut dalam wawancara sebelumnya.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip Dutch Soccer Site, Struijk pernah mengatakan bahwa dirinya memiliki koneksi dengan Indonesia melalui kakek dan neneknya. Namun, pada saat itu ia lebih memilih Belanda dan Belgia sebagai opsi karier internasional.
Artinya, peluang Indonesia tidak semata-mata bergantung pada status keturunan. Sikap sang pemain tetap menjadi faktor utama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari sisi karier klub, Struijk sedang memasuki fase baru. Brighton merekrutnya dari Leeds United pada Juni 2026 dengan kontrak lima tahun.
Selama delapan tahun di Leeds, Struijk mencatat 196 penampilan. Brighton menilai sang bek memiliki pengalaman Premier League dan kemampuan bermain bola yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Halaman Selanjutnya
Struijk juga bukan bek yang hanya terpaku di satu posisi. Brighton mencatat ia biasa bermain sebagai bek tengah, tetapi pernah ditempatkan sebagai bek kiri maupun gelandang bertahan.