Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:40 WIB
Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara manusia berkomunikasi atau bekerja, tetapi juga mulai memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk merawat tanaman. Jika sebelumnya penyiraman, pemantauan kondisi tanah, hingga pengaturan lingkungan budidaya harus dilakukan secara manual, kini sejumlah pekerjaan tersebut dapat dibantu dengan perangkat teknologi.
Baca Juga
Pemanfaatan teknologi dalam perawatan tanaman pada dasarnya bertujuan membuat proses budidaya lebih efisien tanpa menghilangkan peran manusia. Dengan bantuan sensor dan sistem otomatis, kondisi tanaman maupun lingkungan di sekitarnya dapat dipantau berdasarkan data yang diperoleh secara berkala.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berikut VIVA telah merangkum Selasa, (06/10/2026), ada sejumlah cara teknologi dapat membantu proses perawatan tanaman.
Baca Juga
1. Membantu Mengatur Penyiraman
Kebutuhan air setiap tanaman tidak selalu sama. Penyiraman yang terlalu banyak maupun terlalu sedikit sama-sama dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Teknologi dapat membantu mengatasi persoalan tersebut dengan memanfaatkan sensor yang membaca tingkat kelembapan tanah.
Baca Juga
Data dari sensor kemudian dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan kapan tanaman membutuhkan air. Dengan demikian, penyiraman dapat dilakukan secara lebih terukur dibandingkan hanya mengandalkan perkiraan atau pemeriksaan secara manual.
Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah sistem irigasi tetes atau drip irrigation. Sistem ini menyalurkan air langsung ke area sekitar tanaman sehingga penggunaan air dapat menjadi lebih terarah.
2. Memantau Kondisi Lingkungan
Selain air, faktor lingkungan seperti suhu dan kelembapan juga berpengaruh terhadap proses budidaya. Kondisi tersebut menjadi semakin penting pada tanaman tertentu yang membutuhkan lingkungan dengan karakteristik khusus.
Sensor suhu dan kelembapan dapat membantu memberikan informasi mengenai kondisi lingkungan secara berkala. Data tersebut memungkinkan pengelola budidaya mengetahui perubahan kondisi tanpa harus selalu melakukan pemeriksaan secara langsung.
Pemantauan berbasis data juga dapat membantu menjaga kondisi lingkungan agar lebih stabil. Hal ini menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendukung perawatan tanaman yang lebih praktis dan terukur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Mengurangi Pekerjaan Manual
Perawatan tanaman secara manual membutuhkan waktu dan tenaga, terutama ketika area budidaya cukup luas atau membutuhkan perhatian rutin. Pekerjaan seperti menyiram tanaman atau menjaga kelembapan lingkungan dapat dilakukan berulang kali dalam sehari.
Halaman Selanjutnya
Otomatisasi dapat membantu mengurangi sebagian pekerjaan tersebut. Sistem yang terhubung dengan sensor dapat bekerja berdasarkan kondisi yang terdeteksi, sementara pengelola tetap dapat melakukan pemantauan dan mengambil keputusan sesuai kebutuhan.