Elephants

Tahun Depan, Baznas Targetkan Pengumpulan ZIS Rp 70 Triliun |Republika Online

October 13, 2026

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid menargetkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara nasional sebesar Rp 70 triliun pada 2027 mendatang. Target ini meningkat sebesar Rp 4 Triliun dibandingkan tahun lalu. 

"Pusat kajian kami atas dasar riset-riset kami dan evaluasi-evaluasi kami menetapkan untuk dibahas nanti dalam rapat-rapat di komisi bahwa target tahun 2027 adalah Rp 70 Triliun, setelah sebelumnya Rp 66 Triliun," ujar Sodik saat sambutan dalam acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) dan Grand Baznas Award 2026 di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Menurut Sodik, target ini hanya dapat dicapai jika seluruh jajaran Baznas memiliki semangat ekstra dan semangat jihad untuk mengelola dan memberdayakan dana umat. Untuk menggapai target ini, menurut dia, Baznas juga harus bergerak bersama dengan pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, serta Lembaga Amil Zakat.

"Dengan arahan Ketua MPR nanti, serta dukungan dari Bapak Presiden yang selama ini diberikan kepada Baznas, kerja keras dan kerja cerdas, kita semua yakin insyaallah Baznas dapat menjadi kekuatan nyata dalam ikut mengentaskan kemiskinan dan menyelamatkan bangsa Indonesia," ucapnya. 

Sodik menuturkan, target pengumpulan tersebut nantinya akan direalisasikan menjadi 13 program prioritas, yaitu Baznas Siaga Kemiskinan, Baznas Tanggap Bencana, Beasiswa Cendikia Baznas, Rumah Sehat Baznas, Rumah Layak Huni Baznas, Bantuan Pemodalan Baznas Berbasis Masjid dan Majelis Taklim, Rumah Terang Baznas, Baznas Balai Ternak, Lumbung Pangan Baznas, Mualaf Center Baznas, Sekolah Pesantren yang Layak Belajar, Air Bersih Baznas, serta Bank Sampah Baznas.

"Program-program ini lah yang akan merupakan ujung tombak program Baznas dari pusat sampai kota/ kabupaten dan UPZ desa untuk menyapa, memberikan solusi, memberdayakan, meningkatkan kemampuan ekonomi dan akhirnya meningkatkan harkat dan markabat para Mustahik," katanya. 

Dia pun mengajak kepada seluruh jajaran Baznas untuk meluruskan niat, merapatkan barisan, serta  mengokohkan tekad dan semangat untuk mengelola dana umat dengan sebaik-baiknya.  

"Tingkatkan profesionalisme dan kualitas SDM amilin untuk melaksanakan sebuah kerja besar, yakni mengelola dana umat bagi kesejahteraan umat dan bangsa yang dijanjikan Allah agar kita seperti kata ayat tadi, betul-betul menjadi khairu ummah-umat terbaik di Indonesia dan di muka bumi yang mampu menjerahmatan di alamin sehingga menjadi umat yang dihormati, diperhitungkan dan disegani oleh umat dan bangsa lain," ucapnya.

Acara pembukaan Rakornas Baznas ini tampak dihadiri tokoh ulama dan umara, serta para pimpinan Baznas. Diantaranya, Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar, dan Wakil Ketua Baznas Zainut Tauhid.