Elephants

Survei: 64 Persen Warga AS Tak Puas dengan Kinerja Trump |Republika Online

September 1, 2026

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam keterangan pers di Gedung Putih, Senin (31/8/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tingkat ketidakpuasan publik Amerika Serikat terhadap Presiden Donald Trump masih berada pada level tinggi. Survei terbaru University of Massachusetts Amherst menunjukkan 64 persen warga AS tidak menyetujui kinerja Trump sebagai presiden.

Jajak pendapat yang dilakukan pada 21–26 Agustus itu melibatkan 1.000 responden dewasa di Amerika Serikat. Mereka ditanya mengenai kinerja pemerintahan Trump, penanganan perang dengan Iran, hingga kebijakan ekonomi, termasuk inflasi.

Hasil survei menunjukkan hanya 32 persen responden yang menyatakan puas terhadap kinerja Trump. Sebaliknya, 64 persen menyatakan tidak puas, sedangkan tiga persen lainnya belum menentukan sikap.

Angka tersebut menunjukkan tingkat ketidakpuasan terhadap Trump meningkat dibandingkan survei serupa yang dilakukan University of Massachusetts Amherst pada Maret. Ketika itu, 62 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja Trump, sebagaimana diberitakan Anadolu pada Selasa (1/9/2026).

Perang Iran Jadi Sorotan

Salah satu isu yang paling mendapat sorotan dalam survei adalah kebijakan Trump terhadap Iran. Sebagian besar responden menunjukkan sikap negatif terhadap langkah militer Amerika Serikat dalam konflik tersebut.

Hanya 26 persen responden yang menyatakan mendukung serangan AS terhadap Iran. Sebaliknya, 54 persen menyatakan tidak menyetujuinya.

Ketika ditanya apakah keputusan menyerang Iran merupakan sebuah kesalahan, sebanyak 55 persen responden menjawab setuju. Hanya 27 persen yang menilai serangan tersebut bukan sebuah kesalahan.

Penilaian publik terhadap cara Trump mengelola perang dengan Iran juga cenderung negatif. Hanya 25 persen responden yang menilai Trump menangani perang tersebut dengan baik.

Sebaliknya, 68 persen responden mengatakan penanganan Trump terhadap konflik Iran “tidak terlalu baik” atau “tidak baik sama sekali”.

Sentimen negatif terhadap kebijakan Iran pemerintahan Trump sebenarnya sudah terlihat dalam survei sebelumnya. Pada Maret, sebanyak 63 persen responden menyatakan tidak menyetujui pendekatan Trump terhadap Iran.

Data terbaru menunjukkan ketidakpuasan tersebut masih bertahan, bahkan setelah kebijakan Washington terhadap Teheran memasuki fase yang lebih keras.