Elephants

Sumsel dorong pemkab-pemkot gelar pasar murah

October 10, 2026

Sumsel dorong pemkab-pemkot gelar pasar murah

Sabtu, 10 Oktober 2026 14:35 WIB

Image Print

Warga sedang mengantre untuk membeli minyak goreng MinyaKita dalam kegiatan operasi pasar murah di Pasar Lemabang, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (12/5/2026). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memotivasi pemerintah kabupaten dan kota (pemkab/pemkot) menggelar pasar sembako murah untuk meringankan beban masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah.

"Pasar sembako murah yang telah digelar di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi ini perlu diintensifkan lagi karena manfaatnya dirasakan cukup besar terutama oleh masyarakat kurang mampu," kata Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang di Palembang, Jumat.

Dia menjelaskan, baru-baru ini pasar murah digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Prabumulih dan Palembang.

Dengan adanya kegiatan pasar murah, masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga murah atau di bawah pasaran.

Kondisi tersebut memberi dampak kepada harga kebutuhan pokok di pasaran, pedagang tidak bisa menjual barangnya dengan harga terlalu tinggi yang bisa membebani ekonomi masyarakat dan meningkatkan inflasi, katanya.

Menurut dia, untuk menggalakkan kegiatan pasar sembako murah itu pihaknya terus mendorong seluruh jajaran bekerja keras dan meningkatkan sinergisitas dengan 17 pemkab dan pemkot di provinsi itu.

Selain itu, pihaknya juga mengajak pihak swasta melakukan kegiatan serupa dengan memanfaatkan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

"Melalui sinergisitas dengan seluruh pemerintah daerah dan dukungan pihak swasta yang ada di wilayah provinsi ini, selain pasar murah diharapkan bisa dikembangkan program lain yang dapat membantu masyarakat," jelas Wagub Cik Ujang.

Sebelumnya Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan dalam tahun ini pihaknya telah menggelar beberapa kali kegiatan pasar murah.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kota agar bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Warga Palembang dapat berbelanja berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi sehingga dapat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga stabilitas harga dan daya beli warga.

Sejumlah komoditas yang disediakan dalam pasar murah antara lain MinyaKita dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14.700 per kilogram.

Kemudian telur ayam dijual Rp23.000 per kg, beras SPHP kemasan 5 kg dijual Rp57.000, dan daging kerbau Rp102.000 per kg, jelas Wali Kota Ratu Dewa.

Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026