Elephants

SUMO Award 2026 beri penghargaan bagi 10 tokoh inspiratif Gorontalo - ANTARA News Gorontalo

August 21, 2026

Gorontalo (ANTARA) - Suharso Monoarfa (SUMO) Foundation kembali memberikan penghargaan kepada 10 tokoh inspiratif di Provinsi Gorontalo melalui SUMO Award 2026 yang digelar di Gedung Grand Sumber Ria, Kota Gorontalo, Kamis (20/8) malam.

Penganugerahan tersebut dilaksanakan SUMO Foundation bekerja sama dengan Elnino Center sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang dinilai memberikan kontribusi dan pengabdian bagi daerah, mulai dari tokoh desa, mahasiswa hingga siswa.

SUMO Foundation merupakan yayasan yang digagas Suharso Monoarfa untuk memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang dinilai berkontribusi dalam memajukan daerah dan menginspirasi masyarakat.

Penganugerahan SUMO Award telah dilaksanakan sejak 2008 dan kembali digelar pada 2010, 2012, 2020, 2022, 2024 hingga 2026.

Pada 2026, penghargaan diberikan dalam tiga kategori, yakni enam tokoh desa, tiga mahasiswa pejuang dan satu siswa kreatif.

Enam tokoh desa penerima penghargaan yakni Ading Suhana, Olan Kadir, Razak Umar, Arlan Latif, Sulastri Sude dan Rizka Duduti.

Sementara kategori mahasiswa pejuang diberikan kepada Suhendra Djafar, Ridha Yansa dan Fajar Susilo. Sedangkan penghargaan siswa kreatif diberikan kepada Fahry Mohammad.

Dengan tambahan 10 penerima pada 2026, total penerima SUMO Award sejak pertama kali digelar pada 2008 hingga tahun ini mencapai 116 orang.

Pembina SUMO Foundation Suharso Monoarfa di Gorontalo, Jumat mengatakan penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengangkat kisah perjuangan masyarakat Gorontalo yang belum banyak diketahui.

"Masih banyak orang-orang yang punya hati, masih banyak orang-orang yang punya pengabdian tanpa henti," kata Suharso.

Menurut dia, para penerima penghargaan menunjukkan bahwa Gorontalo memiliki banyak masyarakat yang bekerja dan mengabdi tanpa banyak mendapat sorotan.

Suharso juga mengapresiasi para wartawan di Gorontalo yang turut menemukan dan mengangkat berbagai kisah inspiratif masyarakat.

Ia mengatakan, gagasan awal pemberian penghargaan tersebut berasal dari wartawan Gorontalo, sedangkan SUMO Foundation berupaya menjaga agar penghargaan tersebut dapat terus dilaksanakan.

Suharso mengatakan pembangunan daerah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah karena keterbatasan sumber daya dan anggaran.

"Bagusnya, banyak pekerjaan rumah yang tidak harus kita selesaikan sendiri. Tidak juga pemerintah, karena kita tahu pemerintah itu dananya berbatas," ujarnya.

Ia berharap SUMO Foundation dapat terus menjadi ruang untuk memperlihatkan berbagai peluang bagi masyarakat dalam memberikan kontribusi positif bagi daerah.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengapresiasi pelaksanaan SUMO Award karena penghargaan tersebut turut menghadirkan gambaran mengenai berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

Menurut Gusnar, kisah para penerima penghargaan menjadi pengingat bagi pemerintah bahwa masih terdapat persoalan masyarakat yang belum sepenuhnya terselesaikan.

"Saya sebagai orang yang diberikan amanah memimpin pemerintahan merasa diperhadapkan dan disajikan kepada sebuah realitas kehidupan yang secara jujur sedikit atau banyak terlepas dari perhatian pemerintahan," kata Gusnar.

Ia mengakui pemerintah telah melakukan berbagai upaya, namun masih terdapat persoalan yang belum dapat diselesaikan secara menyeluruh.

Gusnar menyampaikan terima kasih kepada SUMO Foundation dan Elnino Center bersama para wartawan yang telah mengangkat berbagai realitas kehidupan masyarakat sehingga dapat menjadi perhatian bersama.

Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, media dan berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk mendorong kemajuan Gorontalo.

Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.