Solok (ANTARA) - Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus membantu masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan dengan lebih mudah. Sulviah (59), yang telah menjadi peserta JKN sejak tahun 2014, juga merasakan hal tersebut.
Selama menjadi peserta JKN, Sulviah merasa bahwa BPJS Kesehatan semakin membantu dan membuatnya lebih mudah dalam mendapatkan layanan kesehatan. Salah satu pengalaman yang dialaminya adalah ketika ia mengalami gangguan jantung pada tahun 2020. Saat itu, Sulviah langsung memeriksa kondisi kesehatannya dan menerima pelayanan sesuai dengan kebutuhan yang dia miliki. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, kondisi kesehatannya bisa ditangani dengan baik tanpa perlu tindakan tambahan.
“BPJS Kesehatan jauh lebih memudahkan. Saat saya sakit jantung pada tahun 2020, saya langsung periksa penyebabnya. Alhamdulillah tidak ada tindakan lanjutan, jadi saat ini saya melakukan kontrol kesehatan jantung sudah lebih mudah.” ujar Sulviah.
Selain memudahkan akses ke layanan kesehatan, Sulviah juga merasakan manfaat dari kemajuan layanan digital BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN. Menurutnya, fitur antrean online sangat membantu karena memungkinkan dirinya mengambil nomor antrean dari rumah sebelum pergi ke fasilitas kesehatan.
“Sekarang dengan adanya Mobile JKN, mengambil antrean secara online menjadi sangat terbantu. Saya bisa mengambil antrean dari rumah saja sejak hari Minggu untuk menemui Dokter di hari Rabu. Saya juga mensosialisasikan tentang antrean online ini dengan tetangga saya,” tuturnya.
Kemudahan itu membuat Sulviah merasa lebih tenang saat mempersiapkan kunjungan ke tempat fasilitas kesehatan. Ia merasa senang dengan pelayanan yang diberikan dan berharap BPJS Kesehatan terus meningkatkan layanan agar bisa memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat.
“Saya puas dengan pelayanan di BPJS Kesehatan. Semoga BPJS Kesehatan bisa terus berkembang menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.