Sulteng serahkan bantuan usaha ekonomi untuk masyarakat miskin
Senin, 17 Agustus 2026 17:15 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyerahkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada perwakilan penerima manfaat di Kota Palu, Senin (17/8/2026). (ANTARA/Fauzi Lamboka)
Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyerahkan Program Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk masyarakat sangat miskin dan miskin tahap pertama.
"Semoga usaha bisa semakin sukses," kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid di sela-sela peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Palu, Senin.
Bantuan UEP tahap pertama itu diserahkan kepada para penerima yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Tujuannya agar tercipta kemandirian ekonomi keluarga untuk mereka yang sangat miskin dan miskin.
Total keseluruhan penyaluran tahap pertama sebanyak 639 Kepala Keluarga (KK) di tujuh kabupaten yakni Kabupaten Sigi 40 KK, Donggala 100 KK, Banggai 99 KK, Banggai Laut 100 KK, Tojo Una-Una 100 KK, Poso 100 KK, dan Parigi Moutong 100 KK.
Bantuan itu secara simbolis diserahkan kepada Heliatul Awalia dari Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi dengan jenis usaha Rice Bowl. Kemudian, Ariani dari Desa Sidera, Kabupaten Sigi dengan jenis usaha Nasi Kuning.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Sulteng Kiki Rezqi Ramdaniasari menjelaskan program bantuan UEP itu diberi nama UEP Sajuta atau Rp1 juta rupiah setiap KK. Dia menjelaskan Pemprov Sulteng menargetkan 1.300 KK penerima manfaat selama tahun 2026.
"Tahap pertama sebanyak 639 KK dari tujuh kabupaten. Sisanya akan disalurkan pada tahap kedua, untuk lima kabupaten dan satu kota," ujar dia.
Menurut dia, Dinas Sosial Sulteng menyampaikan kriteria calon penerima manfaat kepada pemerintah kabupaten dan kota sesuai dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1 dan 2. Selanjutnya data itu diverifikasi, untuk memastikan siapa saja para penerima manfaat yang layak mendapatkan bantuan UEP.
Berdasarkan DTSEN Pemprov Sulteng periode Desember 2025, diketahui 248.112 keluarga atau 831.827 jiwa masuk Desil 1 dan 2, yang tersebar di 13 kabupaten/kota se Sulteng.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026