Elephants

Spesifikasi Omoda O4: Bisa Tempuh Jarak 553 Km, Punya Seabrek Fitur AI

July 28, 2026

Tangerang -

Omoda & Jaecoo resmi memperkenalkan Omoda O4 dalam ajang 'Super AI Night' di Tangerang. Indonesia jadi negara pertama di dunia yang meluncurkan SUV listrik terbaru ini, sekaligus menjadi debut global teknologi Super AI Cockpit produksi massal. Seperti apa spesifikasi Omoda O4?

Omoda O4 disebut sebagai 'First AI Car For Everyone' lantaran mengusung teknologi kecerdasan buatan (AI), yang diklaim mampu memahami kebiasaan, kebutuhan, hingga kondisi emosional penggunanya. Peluncuran ini juga menandai dimulainya strategi baru Omoda & Jaecoo yang menggabungkan Super Hybrid System (SHS) dan Super Intelligent AI.

"Indonesia bukan hanya salah satu pasar otomotif dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tetapi juga merupakan pasar yang sangat dinamis dan terbuka terhadap inovasi. Karena itu, kami dengan bangga memilih Indonesia sebagai negara pertama di dunia untuk peluncuran global Omoda O4 sekaligus debut Super AI Cockpit produksi massal kami. Keputusan ini mencerminkan keyakinan kami terhadap potensi pasar Indonesia, dan kepercayaan jika konsumen Indonesia siap memimpin era baru mobilitas cerdas berbasis AI," ujar CEO Omoda & Jaecoo International, Shawn Xu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desain Cyber Mecha

Omoda O4 mengusung filosofi desain Cyber Mecha yang memadukan karakter futuristis dengan identitas kendaraan listrik modern. Tampilan depannya dibuat tegas berkat garis bodi bergaya mecha, lampu utama Cyber Lightning, serta siluet aerodinamis yang memberikan kesan sporty.

Masuk ke dalam kabin, nuansa futuristis semakin terasa lewat konsep kokpit bergaya pesawat luar angkasa. Mobil ini dibekali tombol flip-start, layar sentuh berukuran besar, hingga sistem hiburan dengan gim bawaan yang dapat dimainkan menggunakan gamepad nirkabel.

Fitur AI Super Canggih

Keunggulan utama Omoda O4 terletak pada teknologi Super AI Cockpit yang dibangun menggunakan arsitektur Agentic AI didukung large language model (LLM). Teknologi ini tidak hanya mampu menjalankan perintah suara, tetapi juga memahami maksud pengguna secara lebih alami.

Sistem tersebut terdiri dari 10 AI Agent yang terbagi menjadi dua kelompok utama.

Kelompok pertama adalah Smarter Command Understanding yang mencakup Central Agent, Vehicle Control Agent, Navigation Agent, serta Vehicle Assistant. Keempatnya memungkinkan mobil memahami perintah kompleks, mengoperasikan beberapa fungsi kendaraan sekaligus, mengenali tujuan meski informasi belum lengkap, hingga memantau kondisi kendaraan secara real time.

Sementara kelompok Personalized Companionship menghadirkan pengalaman yang lebih personal melalui Creative Agent yang mampu membuat wallpaper sesuai preferensi pengguna, Customized Addressing Agent yang mempelajari panggilan favorit pemilik kendaraan, serta AI untuk rekomendasi musik, berita terkini, informasi olahraga, hingga teman berbincang selama perjalanan.

Omoda & Jaecoo juga memperkenalkan AI 2.0 yang menawarkan kemampuan lebih canggih, seperti perencanaan perjalanan yang memahami tujuan pengguna, mempelajari kebiasaan berkendara, pendamping virtual berbasis emosi melalui voice cloning dan avatar hewan peliharaan, hingga sistem hiburan berbasis AI.

Performa dan Baterai

Sebagai mobil listrik murni, Omoda O4 menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh. Dalam sekali pengisian penuh, mobil ini mampu tempuh jarak hingga 553 km berdasarkan pengujian NEDC.

Untuk pengisian daya, Omoda O4 mendukung DC fast charging hingga 119 kW sehingga baterai dapat diisi dari 20 persen ke 80 persen hanya dalam waktu 22 menit.

Sektor performanya juga tergolong menjanjikan. Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 160 kW dengan torsi puncak 275 Nm. Kombinasi tersebut memungkinkan Omoda O4 berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 7,1 detik.

Siap Dipasarkan Global

Peluncuran Omoda O4 di Indonesia menjadi langkah awal ekspansi global teknologi Super AI Cockpit. Omoda & Jaecoo memastikan teknologi tersebut akan mulai diperkenalkan ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal IV 2026 sebelum diperluas ke berbagai model lain mulai 2027.

Saat ini Omoda & Jaecoo telah hadir di 77 negara dengan penjualan kumulatif mencapai satu juta unit hanya dalam waktu tiga tahun. Di sektor kendaraan elektrifikasi, teknologi SHS juga mencatatkan hasil positif, termasuk menjadi merek plug-in hybrid (PHEV) dengan penjualan tertinggi di Inggris dan Polandia pada Juni 2026.

Sebagai pelengkap acara Super AI Night, Omoda & Jaecoo juga menampilkan ekosistem AiMOGA yang menghadirkan robot humanoid Mornine dan robot anjing Argos. Kehadiran keduanya menjadi gambaran bagaimana teknologi AI akan berkembang, bukan hanya di kendaraan, tetapi juga sebagai pendamping cerdas dalam kehidupan sehari-hari.

Omoda O4 selanjutnya akan tampil di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Hall 9C, ICE BSD, sehingga masyarakat dapat melihat langsung mobil listrik AI pertama tersebut.

(lua/din)