Elephants

Sleman catat realisasi investasi Rp931,7 miliar pada Triwulan II

July 21, 2026

Sleman catat realisasi investasi Rp931,7 miliar pada Triwulan II

Selasa, 21 Juli 2026 19:10 WIB

Image Print

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman Triana Wahyuningsih. ANTARA/HO-Dokumen pribadi Triana

Sleman (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat kinerja investasi menunjukkan tren positif pada triwulan II 2026 dengan membukukan total nilai realisasi mencapai Rp931,7 miliar serta menyerap sebanyak 2.448 tenaga kerja baru.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman Triana Wahyuningsih di Sleman, Selasa, menyatakan capaian tersebut mencerminkan terjaganya kepercayaan investor terhadap perekonomian daerah di tengah dinamika global.

"Capaian tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap perekonomian Kabupaten Sleman tetap terjaga, meskipun dunia masih menghadapi berbagai tantangan akibat ketidakpastian ekonomi serta dinamika geopolitik global," kata Triana.

Berdasarkan data DPMPTSP Sleman, lanjut dia, total realisasi investasi sebesar Rp931,7 miliar tersebut berasal dari 2.449 proyek dan terbagi menjadi dua kategori utama, yakni Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp806 miliar dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp125,7 miliar.

Adapun sektor unggulan yang berkontribusi dalam realisasi investasi periode ini disumbang oleh sektor listrik, gas, dan air dengan nilai mencapai Rp318,43 miliar.

Posisi selanjutnya diikuti oleh transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar Rp267,28 miliar, perdagangan dan reparasi sebesar Rp159,24 miliar, jasa lainnya sebesar Rp87,69 miliar dan hotel dan restoran sebesar Rp27,34 miliar.

Dominasi sektor-sektor tersebut mencerminkan terus berkembangnya infrastruktur, layanan, serta aktivitas ekonomi yang menjadi penopang utama pertumbuhan investasi di Kabupaten Sleman.

Sementara itu, dari sisi investasi asing (PMA), Singapura masih menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan nilai investasi terbesar pada triwulan II 2026, yakni mencapai Rp120,03 miliar.

Urutan berikutnya disusul Republik Rakyat Tiongkok sebesar Rp1,22 miliar, Amerika Serikat sebesar Rp1,15 miliar, Korea Selatan sebesar Rp652,54 juta, dan Jerman sebesar Rp614,86 juta.

Triana menegaskan stabilitas daerah, potensi ekonomi yang terus berkembang, serta kemudahan dalam berusaha menjadi faktor penting yang mendukung keberlanjutan investasi di Kabupaten Sleman.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus menjaga iklim pertumbuhan investasi melalui penyederhanaan proses perizinan berusaha, penguatan ekosistem investasi yang kondusif, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada para investor.

"Langkah tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan daya saing Kabupaten Sleman sebagai tujuan investasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat," katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sleman catat realisasi investasi Rp931,7 miliar pada Triwulan II

Pewarta : STR
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026