Kota Jambi (ANTARA) - SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd kembali menggelar seminar kantin sehat wujudkan keamanan dan keselamatan pangan dengan melibatkan 24 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasional perusahaan.
dr. William Aditya selaku Sr. Medical Officer PetroChina International Jabung Ltd di Rec. Hall Geragai Basecamp, Rabu (2/9/2026) mengatakan, bahwa program "Kantin Sehat 2026" bertujuan untuk memberikan pendidikan dan sosialisasi dengan menyasar para pengelola kantin, pemilik tempat makan, serta pelaku UMKM kuliner yang ada disekitar wilayah operasional PetroChina khususnya di wilayah Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjab Timur.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi menyeluruh terkait standarisasi keamanan dan kesehatan pangan.
Materi yang diberikan mencakup seluruh alur pengelolaan makanan, mulai dari tahapan pemilihan bahan baku, proses pengolahan yang higienis, hingga teknik penyajian yang aman.
"Melalui sosialisasi ini, kami berharap para pengelola kantin dan UMKM kuliner dapat menyajikan makanan yang terjamin keamanan dan kesehatannya.
Dampaknya tidak hanya meningkatkan kepercayaan serta jumlah pelanggan mereka, tetapi juga memberikan ketenangan bagi karyawan PetroChina dan masyarakat sekitar yang sering mengonsumsi makanan yang dijajakan di luar area perusahaan," ungkap dr. William.
Ia menambahkan, sosialisasi ini merupakan bagian dari program Kantin Sehat 2026 yang dijalankan oleh tim Industrial Hygiene dan merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PetroChina, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan, dan meningkatkan pemahaman serta kepedulian pelaku usaha kuliner lokal terhadap kebersihan makanan yang disajikan.
Kegiatan tersebut telah dijalankan secara konsisten selama tiga tahun. Sebelum diselenggarakan di Geragai, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di area Betara pada 22 Agustus 2026 lalu.
Berdasarkan hasil survei dan evaluasi lapangan, program kantin sehat terbukti memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Sehingga berdampak terhadap peningkatan jumlah konsumen.
Ke depan, PetroChina berkomitmen untuk terus melanjutkan program sosialisasi kantin sehat, supaya memiliki manfaat untuk masyarakat luas dan pelaku usaha.
"Ini salah satu program yang kami (PetroChina) lakukan, meningkatkan kepedulian masyarakat terutama UMKM kuliner di sekitar wilayah kerja. Kegiatan ini kita lakukan setiap tahun," ungkapnya.
Desi Arisandi S. Far, Apt selaku Adminkes Ahli Muda Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur menambahkan bahwa sosialisasi ini bertujuan agar pelaku usaha khususnya di bidang kuliner dapat lebih memahami cara pengolahan makanan yang sesuai standar kesehatan, sejak pemilihan bahan baku yang aman untuk dikonsumsi.
Kegiatan ini menyasar penjual makanan yang ada di sekitar area kerja PetroChina di wilayah Geragai.
"Bagaimana makanan yang dikonsumsi masyarakat dan karyawan PetroChina terbebas dari zat pewarna, pengawet, dan bebas borak. Diskusi pemahaman tentang borak juga kita lakukan, antusias mereka (pelaku usaha) sangat bagus dengan materi yang disampaikan," jelasnya.
Novi desmala dewi, salah satu peserta seminar kantin sehat mengaku bahwa kegiatan yang diadakan PetroChina ini sangat positif dalam memberikan pemahaman kepada pelaku usaha kuliner khususnya para penjaja makanan.
"Acara ini bagus, lebih semangat lagi cara mengolah makanan terutama ayam ya, higienis nya harus di jaga, saya sudah dua kali ikut (seminar) ini," singkatnya.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.