Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama TNI Angkatan Udara (AU) bersinergi mendukung industri gula nasional demi menciptakan efek berganda atau multiplier effect bagi perekonomian dan masyarakat.
"Sinergisitas dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mempercepat peningkatan produktivitas tebu sekaligus mendukung pencapaian swasembada gula nasional," kata Direktur Utama SGN Mahmudi, dalam keterangannya di Surabaya, Jatim, Kamis.
Mahmudi menuturkan penguatan sektor tebu tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi gula tetapi juga dengan optimalisasi pemanfaatan sumber daya, peningkatan kesejahteraan petani, serta penguatan kontribusi industri gula terhadap ketahanan pangan nasional.
Meski demikian, ia menegaskan multiplier effect dari ekosistem industri gula memerlukan kolaborasi lintas sektor agar memperkuat sektor ini baik dari hulu hingga hilir.
Sinergi ini, kata dia, diperlukan baik dalam pengembangan lahan, peningkatan produktivitas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan lainnya.
Ia pun memastikan SGN siap mengambil peran dan terus berkontribusi dalam mendukung agenda pemerintah untuk mewujudkan swasembada gula dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
"Kami optimistis melalui kolaborasi yang terarah dan berkelanjutan, potensi sektor tebu dapat semakin dioptimalkan," ujar Mahmudi.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono optimistis sinergi bersama SGN dapat memberikan dampak positif tidak hanya terhadap peningkatan produksi pangan tetapi juga terhadap penguatan kemandirian nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Terlebih, Kementerian Pertanian menargetkan 3,04 juta ton hingga 3,044 juta ton gula kristal untuk tahun ini demi mendukung target swasembada.
Sedangkan, target tahun lalu hanya 97,54 persen dari target yakni 2,67 juta ton.
"Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, sinergisitas dan kolaborasi antarlembaga maupun dengan sektor usaha perlu terus diperkuat," kata Tonny.
Baca juga: SGN sebut upaya akselerasi hasilkan rendemen 8 persen di pabrik gula
Baca juga: Mentan kebut bongkar ratoon targetkan swasembada gula dalam dua tahun
Baca juga: Danantara gabungkan pabrik gula milik ID FOOD ke SGN demi swasembada
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.