Elephants

Sering Ditakuti Turis, 5 Makanan di India Ini Pakai Ulat hingga Kodok!

August 24, 2026

Jakarta -

Banyak makanan India dibuat dari bahan tidak biasa. Turis jadi takut untuk mencoba karena olahannya pakai ulat hingga kaki kodok!

Makanan khas India sangat beragam. Beberapa sudah sangat terkenal, seperti butter chicken, roti canai, biryani, naan, samosa, dosa, dan pani puri. Namun, jika dijelajahi lebih dalam lagi, makanan India tidak sekadar apa yang sering ditawarkan restoran untuk wisatawan.

Banyak juga makanan yang terbuat dari bahan tidak biasa dan dianggap menakutkan oleh orang luar negeri. Mulai dari makanan terbuat dari ulat sutra, semur merah, kentang fermentasi, hingga kaki katak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi orang lokal maupun sebagian komunitas yang memakannya, makanan-makanan ini adalah bagian warisan kuliner, ekologi lokal, dan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Lantas, apa saja jenis makanan India unik yang dianggap mengerikan oleh turis? Dilansir dari Times of India (16/8), berikut daftarnya!

1. Chaprah

Sering Ditakuti Turis, 5 Makanan di India Ini Pakai Ulat hingga Kodok!Chaprah merupakan olahan semut dan telur di India yang digemari masyarakat lokal. Foto: Times of India

Chaprah atau disebut juga chutney, merupakan hidangan tradisional yang biasa dinikmati suku dari daerah Bastar di Chhattisgarh.

Sajian lokal ini merupakan chutney yang panas dan pedas, terbuat dari bahan semut merah dan telurnya. Semut ini dikumpulkan dalam jumlah banyak dan digiling menjadi chutney atau saus pedas.

Penduduk desa biasanya pergi ke hutan mengumpulkan semut dan telur dari sarangnya. Kemudian ditumbuk dan dikeringkan. Semut dan telur tersebut lalu dimasukkan ke alu dan lesung, ditambah sedikit tomat, ketumbar, bawang putih, jahe, cabai, garam, dan sedikit gula.

Bagi orang asing, makanan ini mungkin dianggap mengerikan. Namun, sajian ini dikenal menyehatkan. Semut dan telurnya diketahui mengandung asam formic yang punya banyak sifat anti bakteri untuk membantu memenrangi infeksi bakteri dalam sistem pencernaan.

2. Eri polu

Sering Ditakuti Turis, 5 Makanan di India Ini Pakai Ulat hingga Kodok!Eri polu juga sering dianggap menakutkan karena terbuat dari olahan ulat sutra. Foto: Times of India

Tak hanya di Indonesia, di India juga ada hidangan yang terbuat dari bahan dasar ulat sutra. Sajian eri polu berasal dari daerah Assam, India.

Terbuat dari kepompong ulat sutra yang tersisa setelah produksi sutra. Eri polu biasanya dibersihkan terlebih dahulu lalu dimasak dengan digoreng, ditumis, dan diasap menggunakan rempah lokal atau dijadikan gula.

Hidangan ini juga sering kali disajikan bersama fermentasi rebung, cabai, jahe, dan bawang putih. Teksturnya lembut dan di bagian dalamnya umami.

3. Kaki katak

Bagi turis dari luar India, hidangan ini mungkin terdengar sangat mengerikan. Namun, secara tradisional, kaki katak dikonsumsi oleh berbagai komunitas, termasyk suku Lepcha, di Sikkim, India.

Kaki katak ini pun disiapkan dengan berbagai cara, mulai dari digoreng, dan dimasak dengan bumbu rempah-rempah.

Meski tidak biasa, kaki katak diyakini punya manfaat kesehatan. Biasanya dijadikan obat untuk menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan perut.

4. Phan pyut

Phan pyut merujuk pada hidangan kentang yang sengaja difermentasi hingga menghasilkan aroma dan rasa kuat serta khas.

Alih-alih dianggap sebagai makanan busuk, pengolahannya merupakan bagian dari budaya kuliner tradisional di beberapa bagian India Timur Laut. Tradisi ini berawal dari cara masyarakat tradisional mencegah pemboroan makanan pada kentang yang sudah memar atau sedikit busuk, agar tidak terbuang sia-sia.

Kentang fermentasi ini biasanya menjadi lauk atau salad yang ditambah dengan bumbu rempah lokal dan pedas.

5. Bheja

Sering Ditakuti Turis, 5 Makanan di India Ini Pakai Ulat hingga Kodok!Kalau hidangan satu ini berbahan dasar otak domba atau kambing. Foto: Times of India

Kata 'bheja' memiliki arti (otak). Sesuai namanya, hidangan ini berbahan dasar otak yang dimasak dengan tambahan bawang bombai, tomat, rempah-rempahan, dan bumbu.

Hidangan ini ditemukan dari beberapa tradisi kuliner Indonesia, termasuk Hyderabad dan Lucknow. Otak yang digunakan bisa dari otak kambing atau domba.

Ketika dimasak, otak tersebut memiliki tekstur lembut dan halus. Biasanya bheja juga disantap dengan roti, chapati (semacam roti pipih tanpa ragi), atau nasi hangat.

Halaman 2 dari 2

Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)