Elephants

Sekolah Rakyat Bengkulu terima 262 siswa di tahun ajaran baru 2026 - ANTARA News Bengkulu

July 20, 2026

Bengkulu (ANTARA) - Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu menerima 262 siswa pada tahun ajaran 2026/2027 berdasarkan hasil rapat pleno final sekaligus menandai dimulainya kegiatan pendidikan di gedung baru sekolah tersebut.  

"Kami dari Kementerian Sosial berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan di Bengkulu dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BPS, Kementerian Pekerjaan Umum, serta berbagai pihak lainnya," kata Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu, Hari Setiadi saat Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu di Kota Bengkulu, Senin.  

Berdasarkan hasil rapat pleno final, sebanyak 262 siswa yang diterima terdiri atas 52 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 90 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 120 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).  

Sekolah Rakyat merupakan program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.  

Sekolah Rakyat menerapkan sistem berasrama dengan layanan pendidikan gratis mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA. Di Provinsi Bengkulu, penyelenggaraan sekolah tersebut berada di bawah naungan Sentra "Dharma Guna" Bengkulu sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial.  

Program Sekolah Rakyat di Bengkulu telah dimulai pada 2025 melalui Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 6 Kota Bengkulu sebagai sekolah rintisan dengan 92 siswa. Selama satu tahun ajaran, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di Sentra "Dharma Guna" Bengkulu sebagai lokasi sementara sebelum dipindahkan ke gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu di Jalan Serawai, Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.   

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang membuka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Bengkulu mengatakan pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa sehingga setiap anak harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan berkualitas.  

"Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi Sang Saka Merah Putih, bagi Indonesia tercinta. Untuk negara yang ingin maju harus fokus pada pendidikan. Kita hari ini menjadi saksi sejarah, api kebangkitan telah mulai dikobarkan dari Provinsi Bengkulu, Bumi Merah Putih," ujar Helmi.   

Helmi mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu melahirkan generasi Bengkulu yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.   

"Setiap anak bangsa harus mendapatkan hak yang sama, mendapatkan kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan berkualitas. Hari ini seolah kita berada di sekolah internasional. Maka bersungguh-sungguhlah menimba ilmu di sini," katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu Yuliarma Yenni mengatakan pihaknya berharap keberadaan Sekolah Rakyat mampu menekan angka putus sekolah di Bengkulu.

"Visi kami, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 menjadi sekolah yang religius, unggul, berprestasi, dan berdaya saing global," ujar Yuliarma.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.