Aceh Barat Daya (ANTARA) - Sejumlah desa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat hingga membuat air sungai meluap ke pemukiman penduduk.
"Petugas dari Tim Reaksi Cepat (TRC) sudah kami kerahkan ke lokasi sejak sore kemarin untuk bersiaga," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Mukhsin, di Abdya, Jumat.
Mukhsin menyampaikan, hujan lebat dengan intensitas tinggi mengguyur Abdya sejak Kamis (13/8) sore hingga hari ini. Kondisi tersebut memicu terjadinya banjir luapan yang mengepung pemukiman warga, merendam fasilitas publik, dan melumpuhkan jalan nasional.
Adapun daerah yang terendam banjir yakni Gampong (desa) Tangan-tangan Cut Kecamatan Setia. Kemudian, empat desa di Kecamatan Babahrot yaitu Gampong Ie Mirah, Pante Rakyat Pante Cermin, dan Gunung Samarinda.
Mukhsin menambahkan, hingga saat ini total kerugian materiil akibat bencana banjir tersebut belum dapat dipastikan. Pihak BPBK masih melakukan proses penghitungan dan validasi terkait dampak kerusakan bangunan maupun fasilitas publik.
Terkait musibah banjir ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa, untuk pengungsi dan dampak lainnya masih dalam proses pendataan petugas.
"Saat ini petugas masih di lapangan menginput data draf kerusakan secara berkala. Kami mengimbau masyarakat, terutama yang berada di kawasan rawan untuk tetap waspada," ujarnya.
Selain itu, dampak banjir juga meluas ke Kecamatan Tangan-Tangan akibat meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Tangan-Tangan. Di mana, air keruh menggenangi lahan sawah di sejumlah gampong serta memutus akses jalan penghubung desa.
"Akses jalan lintas desa sempat terputus beberapa jam karena arusnya sangat deras. Ini jalur penghubung penting bagi aktivitas warga," kata Kepala Desa (Keuchik) Gampong Mesjid, Kasman.
Pewarta: Suprian
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.