Elephants

SAR Palembang cari siswa SD tenggelam di Sungai Enim

July 28, 2026

SAR Palembang cari siswa SD tenggelam di Sungai Enim

Selasa, 28 Juli 2026 12:42 WIB

Image Print

Tim SAR Palembang, Sumatera Selatan, mencari seorang siswa SD yang dilaporkan tenggelam di di Sungai Enim, Dusun Bukit Agung, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (28/7/2026). ANTARA/HO/SAR Palembang

Palembang (ANTARA) - Tim SAR Palembang mencari seorang siswa SD yang dilaporkan tenggelam dan hilang saat mandi di Sungai Enim, Dusun Bukit Agung, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin di Palembang, Selasa, mengatakan korban bernama Gibran Farelio (12), siswa kelas VI SD warga setempat, hilang terseret arus pada Senin (27/7) sore sekitar pukul 14.50 WIB.

Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya mandi dan berhanyut ke tengah sungai. Korban diduga mengalami kelelahan sehingga tidak sanggup berenang kembali ke tepi.

"Rekan-rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban terlebih dahulu tenggelam dan hilang dari permukaan air," katanya.

Menurutnya, Kantor SAR Palembang yang menerima laporan pada pukul 15.55 WIB langsung menerjunkan satu tim rescue ke lokasi kejadian untuk menggelar Operasi SAR bersama unsur gabungan.

Dalam proses pencarian, tim menerapkan metode penyisiran visual di atas permukaan air mencakup luas area hingga lima kilometer persegi. Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet serta perahu milik warga sekitar.

"Tim kami bagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir sisi kanan dan kiri Sungai Enim. Jika kondisi arus, kedalaman, dan keselamatan personel memungkinkan, kami juga akan melakukan penyelaman di titik dugaan korban tenggelam," ujar Raymond.

Operasi SAR ini melibatkan unsur Basarnas Palembang, TNI, Polri, Damkar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Tanggap Darurat PT Bukit Asam (PTBA), PT Pama, PT SBS, serta warga setempat.

Raymond memastikan pihaknya mengoptimalkan seluruh potensi yang ada demi memberikan kepastian bagi keluarga korban dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Menyikapi insiden tersebut, Basarnas mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai. Orang tua juga diminta memperketat pengawasan terhadap anak-anak agar tidak mandi atau bermain di sungai tanpa pendampingan orang dewasa.

Pewarta: M. Imam Pramana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026