Elephants

SAR Natuna bekali siswa teknik pertolongan medis saat MPLS

July 14, 2026

SAR Natuna bekali siswa teknik pertolongan medis saat MPLS

Selasa, 14 Juli 2026 19:46 WIB

Image Print

Pengenalan MFR oleh Kantor SAR Natuna pada Selasa (14/7/2026) di Pulau Bunguran Besar. ANTARA/HO-Kantor SAR Natuna

Natuna (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/SAR) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau membekali siswa di dua sekolah menengah pertama (SMP) dengan keterampilan pertolongan pertama medis dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kasubsie Sumber Daya Kantor SAR Natuna Alfiansyah dihubungi dari Natuna, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 4 Bunguran Timur dan SMP Negeri 1 Bunguran Tengah.

Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan materi sekaligus praktik Medical First Responder (MFR) atau tindakan pertolongan medis awal, meliputi teknik memindahkan korban dengan aman serta penanganan awal pada cedera alat gerak. Pembekalan tersebut dinilai penting diberikan dalam rangka menanamkan budaya keselamatan sejak dini.

"Kegiatan ini merupakan implementasi program SAR Goes to School, sebuah inisiatif untuk membangun kesadaran dan budaya keselamatan di kalangan generasi muda, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik geografis unik," ucapnya.

Alfiansyah menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan atas undangan pihak sekolah. Karena itu, sekolah lain yang ingin mendapatkan edukasi serupa dapat berkoordinasi dengan Kantor SAR Natuna untuk penjadwalan kegiatan sesuai tugas dan fungsi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Ia menegaskan Kantor SAR Natuna berkomitmen memperluas edukasi keselamatan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Ia menambahkan teknik MFR bertujuan menyelamatkan nyawa korban melalui pertolongan pertama yang cepat dan tepat. Penanganan awal tersebut dilakukan untuk mencegah kondisi korban memburuk, mengurangi risiko kecacatan akibat cedera, serta memastikan korban aman sebelum dievakuasi ke fasilitas kesehatan.

"Kami berharap para siswa memahami potensi risiko di lingkungan sekitar dan mampu mengambil langkah awal yang tepat saat menghadapi keadaan darurat," kata Alfiansyah.

Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.