Salurkan bantuan di Pangkalan Banteng, Gubernur minta kades proaktif laporkan kondisi masyarakat
Sabtu, 10 Oktober 2026 05:55 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama masyarakat saat penyaluran bantuan di Desa Karang Mulya, Kantor Kecamatan Pangkalan Banteng, Sabtu (9/10/2026). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
Pangkalan Banteng (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran hadir menemui masyarakat di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (9/10).
"Selain datang untuk melihat kondisi masyarakat saat terjadinya karhutla maupun menyalurkan bantuan, kami datang ke sini untuk mendengar aspirasi pembangunan yang disampaikan bapak ibu sekalian," katanya di sela pertemuan.
Agustiar memastikan pemerintah provinsi hadir di tengah masyarakat, termasuk saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dia menjelaskan hingga kini upaya pencegahan maupun penanganan karhutla terus dilakukan. Selain itu upaya penanggulangan dampak karhutla kepada masyarakat terus dijalankan, seperti penyediaan rumah oksigen, layanan kesehatan yang menghadirkan petugas di lapangan, hingga penyaluran bantuan pangan, masker, makanan bergizi hingga vitamin.
Selain itu juga terus disalurkan bantuan air bersih menyikapi kesulitan masyarakat di sejumlah wilayah akibat kemarau yang masih berlangsung.
Untuk pelaksanaan penyaluran bantuan pangan di lokasi ini, dialokasikan sebanyak 1.000 paket. Setiap paket terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter.
"Penyaluran bantuan menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," ujarnya.
Baca juga: Gubernur Kalteng siap akomodir kebutuhan penanganan karhutla Kotim
Kemudian juga disalurkan Bantuan Tunai melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) bagi 1.055 keluarga penerima manfaat (KPM).
Agustiar menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan hingga kelurahan maupun desa agar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara tepat dan sesuai kebutuhan.
Agustiar meminta para camat dan kepala desa (kades) ataupun lurah proaktif melaporkan kondisi di wilayah masing-masing. Termasuk memastikan penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Gubernur meminta apabila mengalami kendala, atau masih ada masyarakat yang ternyata berhak menerima namun belum mendapat bantuan agar segera ditindaklanjuti.
Menurut dia, laporan langsung dari pemerintah di tingkat kecamatan dan desa diperlukan agar pihaknya dapat memetakan kebutuhan masyarakat dan menentukan langkah penanganan secara lebih efektif.
Baca juga: Gubernur berjibaku padamkan kebakaran lahan di Kotawaringin Barat
Baca juga: Gubernur Kalteng tinjau Pelabuhan Bumiharjo tindaklanjuti permintaan Pelindo
Baca juga: DPRD Kotim kawal komitmen gubernur bangun kembali SMAN 1 Cempaga
Pewarta : Adi Wibowo
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.