Jumat, 17 Juli 2026 - 10:17 WIB
Jakarta, VIVA – Polisi mengungkapkan seorang saksi mendengar dua kali suara ledakan sebelum kebakaran yang menewaskan seorang penghuni indekos berinisial M (27) di Jalan Sumur Batu Raya Gang Buntu, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Baca Juga
Kanit Reskrim Polsek Kemayoran Iptu Boedi mengatakan keterangan tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap saksi berinisial AF (27) yang kamar indekosnya berada tepat di seberang kamar korban.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saksi AF menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui yang menjadi penyebab kebakaran tersebut, namun saksi mendengar suara ledakan sebanyak dua kali," kata Boedi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Baca Juga
Selain mendengar ledakan, saksi juga mengaku mendengar suara teriakan seorang perempuan dari depan kamarnya.
Ketika membuka pintu, saksi melihat api telah membakar kamar korban dan sejumlah warga berupaya memadamkan kobaran api.
Baca Juga
Lebih lanjut, Boedi mengungkapkan bahwa saksi tidak mengenal korban.
"Saksi mendengar suara perempuan berteriak di depan kamar saksi. Kemudian saksi membuka pintu dan melihat di depan kamar saksi sudah terjadi kebakaran dan orang-orang di sekitar berusaha memadamkan api tersebut," ujarnya.
Boedi menambahkan penyidik masih melengkapi alat bukti untuk mengungkap penyebab kebakaran.
Dalam waktu dekat, penyidik akan meminta keterangan dari ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) terkait hasil otopsi korban, memeriksa ahli pidana, serta menggelar perkara untuk menentukan tersangka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Diketahui, peristiwa kebakaran yang menewaskan M terjadi di sebuah indekos di Jalan Sumur Batu Raya Gang Buntu, Kemayoran, Jakarta Pusat pada April 2026 lalu.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran dan memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut. (Ant)
Heboh Kematian Penghuni Kos Kemayoran Tak Murni Akibat Kebakaran, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Orang Lain
Kasus kebakaran yang menewaskan seorang penghuni indekos bernama Muammar (27) di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), kembali menjadi perhatian publik.
VIVA.co.id
16 Juli 2026