Banda Aceh (ANTARA) - RSUD Zubir Mahmud, Kabupaten Aceh Timur, mendapatkan alokasi dukungan pemerintah pusat sebesar Rp3,8 miliar untuk pembangunan ruang rawat inap dua lantai guna mengatasi penumpukan pasien.
Direktur RSUD Zubir Mahmud Edy Gunawan di Aceh Timur, Selasa, mengatakan pembangunan ruang rawat inap sebagai bagian dari upaya pemulihan dan penguatan pelayanan kesehatan pascabencana banjir.
"RSUD Zubir Mahmud mendapatkan dukungan khusus dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp3,8 miliar untuk membangun ruang rawat inap dua lantai," katanya.
Menurut dia, pembangunan ruang rawat inap tersebut menjadi kebutuhan mendesak mengingat kapasitas tempat tidur di rumah sakit saat ini masih terbatas, sehingga pasien terkadang harus menunggu dan menumpuk di instalasi gawat darurat (IGD).
Edy Gunawan mengatakan pembangunan ruang dilakukan secara vertikal. Pembangunan vertikal karena ketersediaan lahan rumah sakit yang terbatas. Dengan membangun gedung dua lantai, kebutuhan penambahan kapasitas ruang perawatan dapat dipenuhi tanpa harus membutuhkan lahan luas.
"Selama ini, banyak pasien menumpuk di IGD karena rumah sakit kekurangan ruang dan tempat tidur. Karena lahan juga terbatas, maka lebih baik dibangun dua lantai," katanya.
Baca: Layanan jantung diperkuat, RSUD Zubir Mahmud targetkan pasien Aceh Timur tak perlu berobat ke luar daerah
Terkait penanganan pascabencana RSUD Zubir Mahmud, Edy Gunawan mengatakan secara umum sudah tertangani. RSUD Zubir Mahmud mendapat berbagai dukungan dari Kementerian Kesehatan berupa hibah peralatan kesehatan, tenaga dokter spesialis, serta tenaga kesehatan.
Tahun ini, Kementerian Kesehatan juga mendukung pembangunan dua gedung pelayanan di RSUD Zubir Mahmud, yakni Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU), kata Edy Gunawan
"Selain pembangunan fisik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga terus dilakukan melalui pelatihan bagi tenaga kesehatan. Harapan saya, meskipun tidak ada bencana, program transformasi Kementerian Kesehatan tetap berjalan," katanya.
Menurut dia, penguatan fasilitas dan sumber daya tersebut akan menjadi fondasi bagi RSUD Zubir Mahmud untuk meningkatkan pelayanan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Aceh Timur.
Ke depan, RSUD Zubir Mahmud juga akan mengembangkan sejumlah layanan spesialis yang masih belum optimal, termasuk layanan kemoterapi. Pengembangan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit rujukan di luar daerah.
Edy Gunawan juga mengapresiasi dukungan Bupati Aceh Timur yang memiliki komitmen kuat untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
"Dukungan Bupati sangat luar biasa. Beliau berkomitmen akan memenuhi semua kebutuhan RSUD Zubir Mahmud untuk meningkatkan pelayanan. Kami juga berterima kasih kepada Presiden dan Kementerian Kesehatan atas dukungannya," kata Edy Gunawan.
Baca: Kemenkes kucurkan Rp46,7 miliar pulihkan rumah sakit di Aceh Timur
Pewarta: Hayaturrahmah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.