Elephants

Riset Kaspersky: Gen Z Paling Aktif Berinternet, tapi Minim Proteksi Siber

August 9, 2026

Bagikan:

JAKARTA - Generasi Z menjadi kelompok yang menghabiskan waktu paling banyak di dunia maya dibandingkan generasi lainnya. Namun, tingginya intensitas aktivitas digital tersebut tidak diikuti dengan kebiasaan perlindungan siber yang memadai.

Riset terbaru Kaspersky yang melibatkan 7.200 responden di seluruh dunia menunjukkan bahwa 57 persen responden Gen Z mengaku menghabiskan lebih banyak waktu online dibandingkan offline.

Lebih lanjut, sebanyak 67 persen responden dari kelompok generasi tersebut menyebut smartphone sebagai perangkat utama mereka untuk penggunaan internet sehari-hari.

Konektivitas yang konstan ini disertai dengan kepercayaan diri yang cukup besar, di mana 59 persen responden Generasi Z mengatakan mereka merasa percaya diri di lingkungan digital.

Tapi sayangnya, riset menyebutkan bahwa hanya 27 persen responden Gen Z yang menggunakan perangkat lunak antivirus pada perangkat seluler mereka. Angka tersebut disebut lebih rendah dibandingkan generasi lainnya. Mereka juga cenderung kurang sering mengganti kata sandi mereka.

Risiko dari lemahnya perlindungan tersebut pun sudah dirasakan sebagian Gen Z. Lebih dari separuh atau 52 persen responden mengaku pernah mengalami serangan siber yang melibatkan perangkat, akun online, maupun data mereka.

BACA JUGA:


Secara lebih spesifik, 17 persen responden Gen Z mengaku pernah mengalami peretasan akun media sosial. Sementara itu, 12 persen lainnya pernah kehilangan akses ke akun gim mereka.

Untuk melindungi diri mereka dari berbagai serangan digital yang ada, Kaspersky membagikan beberapa tips yang dapat diikuti oleh pada Gen Z agar tetap aman saat berselancar di dunia maya. Di antaranya adalah:

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+