Elephants

Purbaya Singgung Penjualan Mobil RI vs Malaysia Sama, Padahal Penduduk Lebih Banyak

August 6, 2026

Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya sempat menyinggung soal penjualan mobil di Indonesia dan Malaysia yang nyaris sama. Padahal jumlah penduduk di Indonesia lima kali lipat lebih banyak dari Malaysia.

Catatan penjualan mobil di Indonesia belum pulih sepenuhnya. Berdasarkan data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan secara wholesales turun 7,2 persen menjadi 803.687 unit. Penjualan retail juga turun sebesar 6,3 persen. Kalau pada tahun 2024 penjualan tembus 889.680 unit maka pada tahun 2025 hanya menyentuh 833.712 unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di ASEAN, penjualan mobil di Indonesia masih lebih unggul ketimbang negara-negara lainnya. Tapi tetap harus waspada, sebab Malaysia perlahan tapi pasti mencatatkan kenaikan penjualan dan terus mendekati torehan Indonesia. Tahun 2025, penjualan mobil di Malaysia itu tembus 820.752 unit atau di atas target sebesar 800 ribu unit.

Hal itu juga rupanya menjadi perhatian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Saat jadi pembicara di Gaikindo International Automotive Conference (GIAC), Purbaya menyinggung penjualan mobil di Indonesia yang nyaris sama dengan Malaysia. Padahal secara jumlah penduduk, Indonesia jauh lebih banyak dari negeri jiran itu.

"Tadi Pak Ketua (Gaikindo) bilang, kita sama Malaysia penduduknya lima kali lipat tapi penjualan mobilnya sama sekitar 800 ribu. Kita sempat 1 juta bisa turun ya?" ujar Purbaya.

Penurunan penjualan itu disebut-sebut lantaran iklim investasi di Indonesia yang buruk. Pada akhirnya, merosotnya penjualan itu juga berdampak pada kondisi perekonomian dalam negeri.

"Tapi saya rasa bukan itu aja karena setelah krisis, ekonomi kita memang tumbuh lambat. Bahkan dari tahun 1915 hingga tahun 2024, rata-rata ekonomi kita tumbuh di bawah 5 persen. Jadi itu yang kita perbaiki," lanjut Purbaya.

"Kalau ekonominya tumbuh cepat, uangnya makin banyak, demand juga makin banyak, orang yang bisa beli mobil makin banyak," ucap Purbaya.

Dia lebih lanjut mengatakan bakal memperbaiki kondisi tersebut sekaligus menggairahkan kembali konsumsi masyarakat Indonesia. Dengan begitu, penjualan mobil diharapkan bisa naik dan para pabrikan juga mendapatkan imbas positif.

"Industri otomotif inilah yang mewakili masa depan untuk menciptakan kendaraan yang lebih bersih, lebih cerdas dan lebih efisien, dan dibangun di Indonesia. Itu yang penting, dibangun di Indonesia. Selama Anda membangun Indonesia, pemerintah akan memberi support yang maksimum," pungkas Purbaya.

(dry/rgr)