Manfaatkan CKG, jangan menunggu sampai mengalami keluhan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan
Penajam Paser Utara (ANTARA) - Sedikitnya 26.652 warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, tercatat telah mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) hingga September 2026, atau kisaran 12,88 persen dari penduduk kabupaten itu yang berjumlah 206.938 jiwa.
"Manfaatkan CKG, jangan menunggu sampai mengalami keluhan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Lukasiwan Eddy Saputro, Kamis, ketika ditanya menyangkut program CGK di Penajam.
Sepanjang 2026 ditargetkan layanan CKG menjangkau 95.191 orang atau sekitar 46 persen dari total penduduk, lanjut dia, dan terdata hingga September 2026 kisaran
26.652 orang atau 12,88 persen warga sudah mengikuti CKG.
Perluasan layanan CKG yang melibatkan 11 puskesmas yang tersebar di empat wilayah kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, terutama melalui pemeriksaan dan deteksi dini.
Memperluas jangkauan layanan CKG dilakukan dengan memanfaatkan berbagai kegiatan yang menjadi titik berkumpulnya masyarakat, jelas dia, sehingga dapat memudahkan mengikuti pemeriksaan kesehatan tanpa harus secara khusus mendatangi fasilitas kesehatan.
Kejadian layanan CKG di berbagai kegiatan masyarakat menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga kabupaten setempat.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus memperluas akses layanan CKG agar semakin banyak masyarakat mengetahui kondisi kesehatan warga bersangkutan sejak dini.
Sehingga CKG tidak hanya dilaksanakan di fasilitas kesehatan, kata dia, tetapi juga menyasar langsung masyarakat melalui layanan jemput bola atau petugas puskesmas mendatangi warga memberikan layanan CKG.
Jemput bola dilakukan petugas kesehatan di puskesmas mendatangi ke rumah warga atau pos pelayanan terpadu (posyandu) yang ada di setiap wilayah kabupaten, demikian Lukasiwan Eddy Saputro.
Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.