Warta Ekonomi, Jakarta -
Kemunculan Sarwendah dalam podcast Denny Sumargo untuk memberikan klarifikasi terkait polemik rumah tangganya dengan Ruben Onsu masih terus memancing perdebatan. Bukannya meredakan kontroversi, penjelasan yang disampaikan mantan personel Cherrybelle itu justru memunculkan beragam penilaian dari publik.
Salah satu yang ikut menyoroti penampilan Sarwendah adalah psikolog klinis Lita Gading. Ia mengaku memberikan penilaian berdasarkan sudut pandangnya sebagai psikolog, namun setelah pendapatnya viral, dirinya justru menjadi sasaran kritik hingga serangan dari pihak yang disebutnya sebagai penggemar maupun buzzer Sarwendah.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Lita menegaskan bahwa komentar yang ia sampaikan kepada media merupakan hasil analisis profesional berdasarkan informasi yang ia miliki.
Baca Juga: Pengakuan Sarwendah soal Sosok yang Diduga Selingkuhan Ruben Onsu, Sudah Menikah?
"Yang saya sampaikan ke media itu adalah kajian dan analisa saya sesuai dengan apa yang saya tahu," kata Lita Gading.
Menurut Lita, setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Ia pun menilai pandangannya sejalan dengan banyak penonton yang mengikuti podcast tersebut.
"Kalau saya berpendapat, boleh dong saya berpendapat? Tapi pendapat saya sama dengan banyak orang gitu loh yaitu pertanyaan dari Densu jawabannya nggak nyambung," ujarnya.
Lita kemudian menyindir pihak-pihak yang menyerangnya di media sosial. Ia meminta agar perbedaan pendapat tidak dibalas dengan kemarahan.
"Kalian para buzzer kalian nggak boleh marah-marah, tapi kalau kamu beneran pinter," ucap dia.
Baca Juga: Aldi Taher Tak Tahan Lihat Kisruh Ruben Onsu dan Sarwendah: Malu Loh
Dalam pernyataannya, Lita juga menyinggung latar belakang pendidikan Sarwendah. Menurutnya, informasi tersebut dapat menjadi salah satu bahan untuk memahami cara seseorang berkomunikasi.
"Makanya saya sempat tanya sekolahnya Sarwendah sampai mana gitu loh. Kalau tahu sekolahnya sampai mana kan kita bisa mengukur ni kecerdasannya," lanjutnya.
Ia menambahkan, apabila seseorang dinilai tidak mampu memberikan jawaban yang selaras dengan pertanyaan yang diajukan, kondisi tersebut menurutnya dapat dipahami melalui berbagai faktor.
"Artinya kalau ngomongnya tidak sesuai atau tidak sinkron tidak jelas kan bisa dimaklumi," katanya.
Pernyataan Lita Gading tersebut kembali memicu perdebatan di media sosial. Hingga kini, belum ada tanggapan dari Sarwendah terkait komentar yang disampaikan psikolog tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri