Elephants

PSI Usul PT di Bawah 4%, Ternyata Bukan Karena Takut Tak Lolos Senayan, tapi...

September 18, 2026

Jum'at, 18 September 2026, 10:25 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Wacana kenaikan Parliamentary Threshold (PT) menjadi 5 persen tengah mengemuka dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu. 

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama mengatakan partainya sudah lama mendengar desas-desus mengenai keinginan menaikkan PT menjadi 5 persen. Menurutnya, PSI tetap terbuka terhadap berbagai kemungkinan aturan yang nantinya diberlakukan.

"Desas-desus keinginan 5% ini sudah lama terdengar. PSI adaptif dengan segala kemungkinan aturan yang akan berlaku, termasuk jika keinginan Nasdem yang 7% diakomodir atau lebih dari itu," tulisnya di akun X, dikutip Jumat (18/9/2026).

Baca Juga: Prabowo Pun Kalah? Purbaya Bisa Bawa Kejutan di Pilpres 2029: Dia Punya Dua Modal...

Dian kemudian menjelaskan alasan PSI mengusulkan ambang batas parlemen di bawah 4 persen. Ia menegaskan usulan tersebut bukan karena PSI merasa khawatir tidak lolos Senayan, tapi lebih ke persoalan nasib suara rakyat. 

"PSI mengusulkan dibawah 4% bkn krn takut tidak lolos PT tapi sayang aja suara rakyat banyak yang hangus," imbuh Dian Sandi.

Wacana PT 5 persen sendiri muncul dalam pembahasan revisi UU Pemilu yang melibatkan sejumlah ketua umum partai politik koalisi pemerintah. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono sebelumnya membenarkan adanya pertemuan tersebut untuk membahas sejumlah hal terkait revisi UU Pemilu.

Baca Juga: Roy Suryo Disebut Telah Hancurkan Nama Baik Jokowi dan Masa Depan Gibran

"Iya, jadi kemarin beberapa ketua umum-ketua umum partai ya berkumpul. Partai Gerindra waktu itu diwakili oleh Pak Dasco selaku ketua harian untuk membicarakan mengenai hal-hal yang yang perlu dibicarakan dalam rangka undang-undang pemilu," kata Sugiono kepada wartawan di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (17/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sugiono mengatakan terdapat kesepakatan terkait ambang batas parlemen. Gerindra menyatakan sepakat dengan angka PT 5 persen, sementara Golkar dan PKS juga disebut menyampaikan sikap serupa.

"Satu hal yang sepertinya semua sepakat tapi saya kira saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain. Tapi Gerindra juga sepakat soal PT 5%. Seperti juga kemarin Golkar juga menyampaikan ya, PKS juga menyampaikan dan saya kira itu yang kita sepakati," ungkapnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri